SportlinkNews - Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, merespons kritik terkait timnya yang belum mampu mencetak gol lewat open play di ASEAN Cup 2024.
Sejauh ini, empat gol yang dicetak skuad Garuda selama tiga laga turnamen ini semuanya berasal dari situasi bola mati.
Gol-gol tersebut tercipta melalui penalti, lemparan ke dalam oleh Pratama Arhan, dan tendangan pojok.
Baca Juga: Alami Kekalahan Beruntun, Pink Spiders Hadapi Masa Sulit di Liga Voli Korea
Tidak adanya gol dari skema open play menuai kritik dari netizen yang mempertanyakan efektivitas taktik Shin Tae-yong.
Namun, dalam konferensi pers di Stadion Manahan, Solo, Jumat (20/12/2024), pelatih asal Korea Selatan itu memberikan jawaban tegas.
"Bukan masalah sebuah tim mencetak gol dari open play atau set piece. Semua gol dihitung sama," ujar Shin Tae-yong.
Baca Juga: Sumardji Santai Tanggapi Dugaan Main Mata Vietnam dan Myanmar di ASEAN Cup 2024
Ia bahkan menyoroti kelemahan calon lawan Indonesia, Filipina, yang kebobolan dari situasi bola mati dalam tiga laga mereka di turnamen ini.
"Justru sebaliknya, saya yang harus bertanya. Mengapa Filipina kebobolan dari situasi set piece semua, bukan dari open play?" tambah Shin.
Menurutnya, kritik tersebut tidak relevan, terutama dalam sebuah kompetisi di mana setiap gol, dari situasi apa pun, sangat penting untuk hasil akhir pertandingan.
Baca Juga: Susunan Pelatih Baru PBSI, Strategi Menuju Olimpiade 2028
"Mungkin pertanyaannya salah atau punya tujuan yang kurang baik," ujarnya.
Dari sisi pemain, Hokky Caraka juga menegaskan bahwa gol dari set piece sama berharganya dengan gol dari open play.
Artikel Terkait
Duel Madura United vs Bali United Tanpa Kehadiran Pelatih Kepala di Pinggir Lapangan
Intip Garasi Harry Kane, Mobilnya Senilai Rp 7,6 Miliar
Seberapa Penting Psikologi dalam Karier Bintang Tenis?
Apes, Persis Solo Kehilangan Pemain Andalannya Moussa Sidibe
Jelang Putaran Kedua Liga 1 2024/2025, Persis Solo Jalin Kerja Sama dengan Indosat Ooredoo Hutchison