Nah, itu tidak demikian. Mereka sudah maksimal. Tidak terlihat ada yang mengutak-atik bola tak menentu. Saya justru ingin mengatakan, ya hanya sampai di situ kemampuan mereka.
Dan yang paling parah, sebagai wartawan sepak bola senior, berpuluh pelatih saya saksikan saat mendampingi tim, Shin Tae-yong, jauh dari ideal.
Tidak ada strategi khusus yang dibuat agar tim bisa memenangkan setiap duel dan setiap pertandingan. Akibatnya, ya semrawut yang terlihat di lapangan.
Menurut Dede Sulaiman, mantan sayap kanan handal timnas Pra Piala Dunia 1985 yang nyaris lolos, tidak ada chemistry antar pemain.
Baca Juga: Muhammad Ferarri Kena Kartu Merah Tak Perlu, Timnas Indonesia Vs Filipina Imbang di Babak I
"Dulu, saat saya sedang membawa bola di sisi, sudah paham betul bola yang akan saya sodorkan ke Bambang Nurdiansyah. Sekarang, tidak ada itu," katanya saat kami sama-sama tampil di Kabar Malam tvone, beberapa saat sebelum laga.
Dengan begitu, maka, ini usul saya saja, kita perlu mengkritisi STY. Prakualifikasi Piala Dunia 2026, sudah di ambang mata, jika tetap kita biarkan, jangan-jangan mimpi ke Piala Dunia pun bisa bubar.
Kita juga tidak menafikan bahwa di tangan STY, tiga divisi timnas kita, secara bersanaan akan tampil di Piala Asia, sesuatu yang belum pernah dicapai oleh pelatih manapun. Namun fakta lain perlu juga kita perhatikan.
Saya termasuk orang yang sangat mendukung STY, tapi fakta Piala ASEAN 2024 ini juga telah membukakan mata saya.
Meski demikian, saya ingin tetap mengajak kita untuk terus memandang positif timnas kita. Semoga selalu ada jalan terbaik.....
Artikel Terkait
Kalah Lagi, Tyson Fury Marah Besar: Ini Keputusan Gila
Bukayo Saka Pakai Kruk, Suporter Arsenal Teriak Mimpi Buruk
Marcus Rashford Jomblo Lagi, Resmi Ditinggal Pacar
Skuad Persib Alami Kelelahan, Persita Berpeluang Menang di Pekan ke-16 Liga 1 2024/2025
Catatan Liga 1 2024/2025: Arema FC dan Dewa United FC Jadi Tim Paling Produktif Cetak Gol di Laga Tandang