Thiago Motta: Juventus Kehilangan Karakter, Tidak Bereaksi Terhadap Insiden Negatif Milan

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Sabtu, 4 Januari 2025 | 07:00 WIB
Pelatih Juventus Thiago Motta (Juventus)
Pelatih Juventus Thiago Motta (Juventus)

SportlinkNews - Pelatih Juventus Thiago Motta mengakui skuadnya kurang berkarakter setelah kekalahan mereka di semifinal Supercoppa Italiana melawan AC Milan, Sabtu (4/1/2025).

Bianconeri tampak memegang kendali penuh ketika Kenan Yildiz – yang menggantikan Francisco Conceicao yang cedera – melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang dan membuat Juve unggul 1-0.

Namun, Milan membalikkan keadaan dengan dua gol hanya dalam waktu empat menit. Christian Pulisic berhasil mengeksekusi penalti dan gol bunuh diri Federico Gatti yang membelokkan umpan silang Yunus Musah.

Baca Juga: LaLiga Meluncurkan Podcast di Vietnam

“Kami tentu tidak bisa senang dengan apa yang kami lakukan, terutama di babak pertama, sementara di babak kedua kami juga gagal mengonversi peluang untuk mengakhiri pertandingan," ucap Thiago Motta.

"Milan juga tidak berbuat banyak, jadi mereka seharusnya tidak bisa memenangkan pertandingan hanya dengan melakukan itu,” kata Thiago Motta kepada Sport Mediaset.

Thiago Motta dikritik karena beberapa pilihannya di semifinal ini, misalnya fakta bahwa Kenan Yildiz awalnya berada di bangku cadangan hingga cedera Conceicao, tetapi yang terpenting adalah menarik keluar Dusan Vlahovic setelah hanya 65 menit.

Baca Juga: Taklukkan Juventus, AC Milan Lolos ke Final Supercoppa Italiana Bertemu Inter Milan

Mereka kesulitan menciptakan peluang mencetak gol setelah itu, dengan Nico Gonzalez sebagai penyerang tengah sementara.

“Semua pilihan yang saya buat selama pertandingan adalah untuk kebaikan tim, terserah Anda untuk menilai apakah saya melakukannya dengan benar atau tidak,” lanjut sang pelatih.

Thiago Motta mengakui Juventus mengambil langkah mundur dan itu dinilainya sebagai pukulan berat.

Baca Juga: Debut Manis Sergio Conceicao Bawa AC Milan Masuk Final Supercoppa Italiana

“Ini adalah kekalahan penting, ya, karena itu adalah pertandingan di mana kami memiliki peluang yang sangat besar untuk mencapai final."

"Sungguh mengecewakan, saya merasa kami memiliki peluang besar untuk mengalahkan Milan dan kami tidak mampu melakukannya."

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: football italia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Calvin Verdonk Tinggalkan Timnas Indonesia

Kamis, 4 Juni 2026 | 09:27 WIB

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X