SportlinkNews - Pelatih Manchester City Pep Guardiola terlibat dalam diskusi sengit pascapertandingan dengan kiper Stefan Ortega. Manchester City harus rela bermain imbang 2-2 dengan Brentford, Selasa (14/1).
Manchester City menyia-nyiakan keunggulan 2-0 dengan Christian Norgaard menyamakan kedudukan untuk Brentford di masa tambahan waktu - kedua gol the Bees terjadi di 10 menit terakhir.
Ortega tidak mampu menghentikan kedua serangan meskipun mendapat sokongan besar untuk menyamakan kedudukan karena City gagal bertahan setelah serangan gencar dari tuan rumah di akhir pertandingan.
Baca Juga: Manuel Ugarte Terancam Sanksi Setelah Insiden Panas dengan Kai Havertz di Piala FA
Kiper City tersebut telah menjadi pemain reguler, karena cedera yang dialami Ederson. Ortega diperkirakan akan akhirnya menjadi kiper utama klub.
Namun dia akan memiliki tanggung jawab besar jika ia menggantikan pemain Brasil tersebut, yang telah menjadi pilihan pertama selama Pep Guardiola memimpin.
Pep terlihat bicara kepada kipernya dengan emosi yang tinggi. Diskusi itu tampak sangat panas saat keduanya terus berbicara saat mereka berjalan meninggalkan lapangan.
Baca Juga: Marc Klok Masuk Daftar Club 100 Persib
Poin tersebut mengakhiri tiga kemenangan beruntun City saat mereka berusaha menemukan kembali performa yang telah mereka tunjukkan selama ini.
Kebuntuan itu juga berarti mereka gagal naik ke empat besar dengan sang manajer mengkritik keputusan yang mereka ambil di sepertiga penyerangan.
Guardiola mengatakan kepada TNT Sports, "Kami sedikit kecewa tetapi dengan skor 2-0 kami tidak berhasil mempertahankan keunggulan dan sayangnya kami tidak dapat menutup pertandingan."
Baca Juga: Simak Nih, 3 Pembalap Rookie MotoGP 2025 yang Bakal Ganggu Pembalap Senior
"Hari ini kami tidak mengambil keputusan yang tepat di sepertiga akhir. Saya merasa bahwa kami tidak mengambil keputusan yang tepat di sepertiga akhir untuk menutup pertandingan."
Pep juga menambahkan, "Dengan absennya bek tengah, Rodri, dengan banyak hal, kami tidak [dalam performa terbaik] dan kami tidak mengambil keputusan yang tepat."
Artikel Terkait
Kai Havertz Gagal Eksekusi Penalti Arsenal, Istrinya Jadi Sasaran Pelecehan Daring
Baru Debut Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Alami Kesulitan Saat Dicecar Soal Skandal Judi
Lazio Rayakan Ulang Tahun ke-125 dengan Jersey Retro dan Kolaborasi Mizuno
PUMA Luncurkan Koleksi 'Unlimited Pack' dengan Future 8, Ultra 5, dan King Terbaru