Haaland mendapat peluang setelah 15 menit. Tapi dengan mudah tembakannya ditepis dengan oleh kiper Town Christian Walton. Mateo Kovacic melepaskan tembakan keras semenit kemudian.
Saat itulah Foden bersama Jeremny Doku mengambil kendali dan melakukan aksi yang sangat dahsyat untuk memastikan kemenangan sebelum jeda, membuka jalan bagi pertandingan eksibisi setelahnya.
Pertama datang umpan tertimbang dari kanan ke kiri yang diterima Doku dan diarahkan ke Kevin De Bruyne yang berlari ke kotak penalti.
Baca Juga: Manchester United 1-3 Brighton: Rekor Kandang Terburuk, Begini Reaksi Amorim
Foden tiba di area tersebut dan menerima umpan dari De Bruyne lalu dengan santai mencetak gol pembuka.
Lagi-lagi di sisi kiri Town, Doku membuat onar, mengoper bola kepada Foden di tepi area. Ia kemudian mengumpan bola kepada Kovacic yang kali ini menunjukkan sisi yang lebih klinis dan mencetak gol dengan tendangan keras.
Sifat permainan Ipswich yang berani adalah salah satu aset besar mereka di musim yang sulit bagi mereka di Liga Primer. Kesadaran jelas bukan salah satu kekuatan mereka.
Untuk ketiga kalinya, Doku, Foden, dan De Bruyne mengamuk di sekitar kotak penalti dengan Foden secara terbuka meminta bola tanpa ada seorang pun dari tim tuan rumah yang memperhatikannya sebelum ia mencetak gol ketiga dengan cara yang mirip dengan gol pertamanya.
Baca Juga: Mengapa Asupan Air Wajib Bagi Pelari Maraton?
Ada kegembiraan di kubu City atas kesetiaan Haaland kepada City ketika masa depan di luar lapangan tidak pasti dan di lapangan pertahanan gelar mereka tampak hilang. Ada juga kekhawatiran bahwa skuad tersebut telah dibiarkan menjadi tua.
Pemain baru datang dengan penyerang Omar Mamoush dan pemain bertahan Abdukodir Khusanov serta Vitor Reis dalam perjalanan mereka. Namun, tidak ada satu pun yang masuk dalam skuad pada hari pertandingan.
Jadi, melihat dua pemain muda, Foden, 24, dan Doku, 22, tampil memukau, membuat para pemain yang seharusnya sudah tua dalam skuad Guardiola bisa beristirahat sejenak.
Doku mendapatkan hadiah atas kecerdikannya dan kerja kerasnya di babak pertama dengan mencetak gol empat menit memasuki babak kedua.
Pelatih Kieran McKenna harus menyampaikan pesannya dengan lebih baik, karena pada menit ke-57 Haaland kembali mendapat umpan dari sisi kiri dan dengan mudah mengecoh Walton untuk mencetak gol kelima sebelum keluar beberapa saat kemudian.
Artikel Terkait
Media Inggris Soroti Timnas Indonesia, Kedatangan Patrick Kluivert Tidak Menjamin Kesuksesan
Apa yang Paling Saya Takuti, Shayna Jack Mengungkap Ketakutan Terbesarnya
Terungkap Alasan Novak Djokovic Menolak Wawancara di Lapangan Usai Kemenangan di Australia Terbuka
Inter 3-1 Empoli: Keajaiban Lautaro Martinez Membuka Jalan
Jay Idzes Bikin Parma Dicemooh Penggemar Sendiri