Sebelum pertandingan tersebut, Solskjaer sempat mengungkapkan alasan utama mengapa ia memilih Besiktas sebagai tempat kembali ke dunia kepelatihan.
Baca Juga: Vini Junior Cetak 100 Gol Lebih untuk Real Madrid
Ia menyebut bahwa proyek yang dimiliki Besiktas memiliki kesamaan dengan apa yang ia alami saat melatih Manchester United.
"Saya melihat proyek ini memiliki kemiripan dengan Manchester United," kata Solskjaer, dikutip dari Sportbible.com.
"Kami pernah berada di posisi keenam, lalu naik ke peringkat ketiga, dan akhirnya kedua."
Baca Juga: Renovasi Belum Kelar Tapi 60 Persen Kursi VIP di Spotify Camp Nou Telah Dipesan
"Itu adalah langkah bertahap yang kami lakukan dengan baik di United."
Meski demikian, Solskjaer tetap realistis dan memahami bahwa perbaikan tim tidak bisa dilakukan secara instan.
"Kami berada di sini untuk menang, namun kami harus tetap realistis dan bekerja secara bertahap."
Baca Juga: Ancelotti Terus Terang Adanya Kekhawatiran Cedera Ringan pada Pemain Real Madrid
"Semoga kami bisa mencapai target dengan lebih cepat," imbuhnya.
Pelatih asal Norwegia ini juga mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya menerima banyak tawaran dari klub lain, tetapi Besiktas dianggap sebagai pilihan yang paling tepat.
"Saya mendapat banyak tawaran, tetapi saya harus memilih dengan hati-hati."
Baca Juga: Marselino Ferdinan Cetak 2 Gol, Oxford United Sikat Banbury 6-0
"Tawaran yang tepat adalah yang mampu membuat saya meninggalkan kehidupan nyaman saya," ungkap Solskjaer.
Artikel Terkait
PSG 4 Man City 2: Pasukan Pep Guardiola di Ambang Eliminasi
Arsenal 3 Dinamo Zagreb 0: Alunan Musik Brasil Bikin Gairah Skuad Arteta
Sparta Praha 0-1 Inter: Lautaro Martinez Hampir Memastikan Posisi 8 Besar
Gaji Megawati Cuma Rp 2,4 Miliar, Media Korea Bilang Terlalu Kecil dan Tidak Adil
Milan 1-0 Girona: Sergio Conceicao Peringatan Keras Timnya