Gaji Megawati Cuma Rp 2,4 Miliar, Media Korea Bilang Terlalu Kecil dan Tidak Adil

Suryansyah, Sportlink News
- Kamis, 23 Januari 2025 | 07:57 WIB
Pelatih Ko Hee-jin berterima kasih kepada Megawati yang telah bertanggung jawab atas sisi kanan Jeong Kwan-jang Red Sparks untuk tahun kedua.
Pelatih Ko Hee-jin berterima kasih kepada Megawati yang telah bertanggung jawab atas sisi kanan Jeong Kwan-jang Red Sparks untuk tahun kedua.

Sportlinknews - Dalam bola voli profesional wanita, pemain asing dan pemain kuota Asia memiliki sistem gaji yang berbeda.

Pemain asing menerima $250.000 (sekitar 359 juta won) atau sekitar Rp 4 miliar untuk pemain baru, dan $300.000 (sekitar Rp 4,8 miliar) untuk pemain di tahun kedua atau lebih yang memperbarui kontrak atau dipindahkan ke tim lain.

Pemain kuota Asia awalnya seharusnya menerima $100.000 (sekitar Rp 1,6 miliar) termasuk pajak untuk tahun pertama dan kedua.

Tapi dewan direksi memutuskan pada bulan Januari tahun lalu untuk menerima $120.000 (sekitar Rp 1,9 miliar) untuk tahun pertama dan $150.000 (Rp 2,4 miliar) untuk tahun kedua atau lebih.

Baca Juga: Media Korsel Sebut Gila, Megawati Top Skor Red Spark Hajar Hyundai

Pemain asing menerima sekitar dua kali lipat dari pemain kuota Asia. Ini berarti bahwa harapan untuk keterampilan pemain asing lebih tinggi daripada pemain kuota Asia.

Dalam hal ini, ada seorang pemain yang secara tidak adil diberi label pemain kuota Asia. Ini karena ia mendominasi lapangan V-League (Liga Voli Korea) dengan keterampilan yang jauh lebih unggul daripada kebanyakan pemain asing, dan mendominasi lanskap liga.

Ini adalah kisah 'Indonesian Express' milik Jeonggwanjang Red Sparks Megawati Hangestri Pratiwi.

Megawati, yang telah bermain untuk Jeonggwanjang Red Sparks selama dua tahun tahun ini, memiliki gaji tahunan sebesar $150.000 (Rp 2,4 miliar). Gaji tahunan itu bahkan tidak masuk dalam 10 besar gaji tahunan pemain domestik.

Baca Juga: Sebut Shin Tae-yong Diktator, Marc Klok Diserbu Warganet: Tukang Fitnah

Pemain Korea dengan gaji tertinggi adalah Kim Yeon-kyung (Pink Spiders) dan Kang So-hui (Korea Expressway Corporation), yang menerima gaji tahunan sebesar 500 juta won (Rp 5,6 miliar) ditambah 300 juta won (Rp 3,3 miliar) dalam bentuk opsi, dengan jumlah maksimum 800 juta won (Rp 9 miliar).

Park Jeong-ah dari Al Peppers Savings Bank digaji 775 juta won (Rp 8,7 miliar), Lee So-young (IBK Altos Rp 7,9 miliar) dan Yang Hyo-jin (Hyundai Hillstate Rp Construction, Rp 6,7 miliar) berada di 5 besar.

Pemain bola voli profesional wanita dengan gaji tertinggi ke-10 adalah Lee Joo-ah (gaji tahunan sebesar 330 juta won atau Rp 3,7 miliar), opsi sebesar Rp 813 juta) yang ditransfer ke IBK Altos sebagai agen bebas sebelum musim ini, dan menerima total 402,1 juta won (Rp 4,5 miliar). Gaji tahunan Megawati hanya separuh dari Lee Joo-ah.

Baca Juga: Apa yang Membuat Gegar Otak Menjadi Cedera Olahraga yang Mengerikan?

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: Naver

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pacar Haaland Kejutkan Penggemar

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:43 WIB

Penampakan Pembawa Keberuntungan Timnas Inggris

Minggu, 12 Juli 2026 | 07:17 WIB

Prancis yang Menang, London Bergejolak

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:19 WIB
X