Bek berusia 24 tahun itu mencatatkan 5 sapuan serta memiliki tingkat keberhasilan 100 persen dalam duel udara.
Baca Juga: Persija vs PSBS Biak, Carlos Pena Siapkan Strategi Jitu Redam Tim Badai Pasifik
Penampilan apiknya mendapat apresiasi dari Tuttomercatoweb, yang menilai Idzes sebagai salah satu pemain paling diandalkan Venezia dalam pertandingan tersebut.
Namun, perjuangan Idzes tidak didukung oleh rekan setimnya, terutama di sektor penjaga gawang.
Jesse Joronen, yang menggantikan posisi kiper utama, justru tampil buruk dan menjadi titik lemah timnya.
Baca Juga: Trio Pelatih Tim Nasional Indonesia Sudah di Jakarta, Siap Mulai Petualangan Baru
Tuttomercatoweb bahkan menyoroti hal ini dalam ulasannya:
"Dia masih menjadi andalan di tim, tidak mudah memiliki kesepahaman dengan rekan setim yang selalu berbeda. Dikhianati oleh Joronen."
Dalam penilaian pemain, Tuttomercatoweb dan Calciomercato memberikan rating 6 untuk Idzes, salah satu yang tertinggi di skuad Venezia.
Sementara itu, Joronen hanya mendapat 4,5, mencerminkan performanya yang mengecewakan di bawah mistar gawang.
Baca Juga: Honda HRC Castrol Resmi Meluncur di MotoGP 2025, Bawa Warna dan Sponsor Baru
Kekalahan ini semakin memperumit perjuangan Venezia untuk bertahan di Serie A, sementara Idzes tetap menjadi sosok kunci di lini pertahanan timnya.
Artikel Terkait
Lari Lintas Alam dan Paku Lari yang Sesuai
Pelatih Malut United Waspadai Semen Padang FC yang Banyak Melakukan Perubahan
Duet Christoper/Rifqi Diharapkan Bisa Jaga Asa Indonesia Bertahan di Grup Dunia II Piala Davis 2025
Hadapi Borneo FC, PSS Sleman Belajar dari Kekalahan Sebelumnya
Mohamed Salah Cetak 20 Gol Liga Primer Inggris untuk Musim Kelima