SportlinkNews - Duet Christopher Rungkat/M. Rifqi Fitriadi diharapkan bisa menahan laju tuan rumah, Slovenia di babak play off Grup Dunia ll Piala Davis 2025 di Bela Dvorana Vakenje, Minggu, 2 Februari 2025. Sehari sebelumnya, dua tunggal Merah Putih gagal menyumbangkan angka.
Rifqi Fitriadi tumbang di tangan Filip Jeff Planinsek 1-6, 3-6. Sementara, Gunawan Trismuwantara menyerah dari petenis utama Slovenia, Bor Artnak 2-6, 1-6.
Tertinggal, Kapten Tim Indonesia (non-playing captain), Febi Widhiyanto mengatakan bila dirinya sangat berharap duet Christo-Rifqi bisa menahan laju ganda Slovenia, Sebastian Dominko/Jan Kupcic. Kemenangan menjadi laga mati untuk tetap menjaga asa.
Baca Juga: Lari Lintas Alam dan Paku Lari yang Sesuai
"Ini agar bisa menjaga peluang. Karena jika kalah, kita bakal terlempar kembali ke Grup lll sesuai zona," ucapnya. Bila menang, maka dua laga single di pertandingan play off ini akan jadi penentu.
Di mana single utama Indonesia, Rifqi akan menantang tunggal utama Slovenia, Bor Artnak. Sementara Gunawan akan bertemu Planinsek yang memiliki permainan selevel.
Febi mengatakan bila lawan diuntungkan sebagai tuan rumah. Karena terbiasa bermain di lapangan red-clay seperti di Valenje.
"Mereka (Slovenia) memang lebih nyaman bermain di lapangan tanah merah seperti ini. Tapi kami juga sudah mempersiapkan diri. Anak-anak sudah berlatih di lapangan tanah liat selama dua pekan untuk penyesuaian diri," tegasnya.
Baca Juga: Pelatih Malut United Waspadai Semen Padang FC yang Banyak Melakukan Perubahan
Indonesia memang bertumpu kepada Christo, dia merupakan petenis paling berpengalaman di skuat ini. Ini merupakan tahun ke-18 baginya membela Timnas Tenis Indonesia.
Secara peringkat pun, Christo menjadi pemain dengan rangking ATP tertinggi untuk kategori double, yakni peringkat 377. Rankingnya, tertinggi di antara semua wakil kedua negara peserta.
Indonesia kini berada di rangking 68, sementara lawannya di peringkat 63. Slovenia menjadi unggulan ke-10 setelah promosi dari Grup III Zona Eropa dan jagoan mereka yakni petenis muda berusia 20 tahun Bor Artnak yang kini menduduki rangking 447 ATP.
Bila Indonesia bisa melewati fase ini, maka skuat Garuda akan lanjut melakoni laga Piala Davis Grup Dunia II, pada medio September 2025.
Artikel Terkait
Tenis Meja Tampil, Pembuktian De Jure dan de Facto Tak Ada Lagi Dualisme PTMSI
Lazio 0-6 Inter: Juara Bertahan Mengirim Pesan Besar Lewat Skor Tenis
Emma Raducanu Tidak Siap untuk Kesepakatan Sponsor Mewah yang Memengaruhi Tenis
Seberapa Penting Psikologi dalam Karier Bintang Tenis?
Raffi Ahmad Gandeng Nia Ramadhani di Lapangan Tenis, Bukan Nagita Slavina