Meski demikian, ia tidak mampu mendekati rekor Jamie Vardy yang mencetak satu gol dalam 11 pertandingan berturut-turut untuk Leicester City pada November 2015.
2. Phillip Billing (9,11 detik)
Arsenal vs Bournemouth, 4 Maret 2023, Stadion Emirates
Gol pembuka Phillip Billing untuk Bournemouth melawan Arsenal pada Maret 2023 dicetak hanya dalam waktu 9,11 detik, menjadikannya gol tercepat kedua yang dicetak dalam sejarah Liga Primer.
Tim asuhan Mikel Arteta, yang saat itu berada di puncak Liga Primer, semakin terkejut ketika Marcos Senesi menggandakan keunggulan Bournemouth di babak kedua.
Baca Juga: Ford Umumkan Kembali Membalap di Le Mans 24H
Namun, gol dari Thomas Partey, Ben White, dan gol kemenangan di menit ke-97 dari Reiss Nelson memastikan Arsenal tetap membawa pulang tiga poin.
Ini adalah pertama kalinya Arsenal bangkit dari defisit dua gol untuk memenangkan pertandingan Liga Primer sejak melakukannya melawan Spurs pada Februari 2012.
3. Ledley King (9,82 detik)
Bradford City vs Tottenham Hotspur, 9 Desember 2000, Valley Parade
Sebagai bek tengah, legenda Tottenham dan mantan kapten Ledley King tidak pernah dikenal sebagai pencetak gol. King mencetak 10 gol dalam 268 penampilan di Liga Primer, dengan enam di antaranya melalui sundulan.
Baca Juga: Red Sparks Vs Hyundai Hillstate: Alarm Bagi Megawawi Jika Tak Ingin Terseok
Tendangan bek Inggris itu setelah 9,82 detik melawan Bradford City adalah gol pertamanya dalam kompetisi tersebut, yang terjadi hanya dalam penampilan kedelapannya di liga utama, dan pada saat itu merupakan gol tercepat dalam sejarah Liga Primer.
Hanya dua dari 10 golnya di Liga Primer yang dicetak di utara London: gol pertamanya melawan Bradford pada Desember 2000 dan gol terakhirnya melawan Man Utd pada April 2010.
4. Abdoulaye Doucoure (10,18 detik)
Everton vs Leicester City, 1 Februari 2025, Goodison Park
Baca Juga: Antonio Conte: Rasa Pahit Napoli, tapi Itu Menunjukkan Ketakutan Roma
James Garner ke Jordan Pickford. Jordan Pickford ke Abdoulaye Doucoure. Gol. Everton benar-benar bermain mudah karena mereka unggul 1-0 di awal pertandingan melawan rival degradasi Leicester City pada Februari 2025. Ini adalah permainan sepak bola yang paling mendasar.
Artikel Terkait
DPR Bahas Pemohonan Naturalisasi Ole Romeny Besok Senin
Alaves 0 Barcelona 1: Lamine Yamal Lolos dari Kepungan 5 Pemain
Roma 1-1 Napoli: Angelino Menyakitkan Pemimpin Klasemen di Ujung Laga
Balotelli Merapat ke Venezia Main Bareng Kapten Timnas Indonesia
Atletico Madrid Tanpa Bek Kunci Untuk Pertarungan Melawan Real Madrid