Evaluasi VAR atas keluhan Milan dan Torino
Di Liberatore juga diperlihatkan beberapa situasi kontroversial lainnya dari akhir pekan, khususnya tekel Liberato Cacace yang mengenai tulang kering Kyle Walker saat Empoli vs. Milan.
Sementara wasit mengabaikan permainan dan bahkan tidak memberikan kartu kuning, VAR memutuskan bahwa itu tidak cukup untuk menjamin Tinjauan di Lapangan untuk kartu merah langsung.
“VAR memang benar untuk tidak campur tangan karena kurangnya intensitas,” jelas Di Liberatore.
Baca Juga: Thom Haye Ungkap Momen Paling Spesial Saat Membela Timnas Indonesia
“Kartu kuning akan menjadi keputusan yang tepat.”
Ada lebih banyak kontroversi dalam pertandingan itu, tetapi dalam kasus ini itu tergantung pada protokol VAR.
Fikayo Tomori menerima kartu kuning kedua karena pelanggaran terhadap pemain yang terlihat offside, tetapi karena bendera tidak diangkat, VAR tidak dapat melakukan intervensi untuk memperbaiki kesalahan tersebut.
"Jika itu adalah kartu merah langsung, maka VAR dapat mengambil tindakan, tetapi karena itu adalah kartu kuning kedua, maka VAR tidak dapat terlibat dalam seluruh situasi tersebut," tambah Di Liberatore.
Baca Juga: Sami Khedira Sebut Cristiano Ronaldo sebagai Pemain Terbaik Sepanjang Masa
Ini bukan pertama kalinya protokol tersebut mengundang banyak kecaman karena ketidakmampuannya untuk terlibat ketika kartu kuning kedua tetap membuat tim bermain dengan 10 orang dan didasarkan pada kesalahan yang jelas dan nyata.
Apakah akan ada saran untuk mengubah protokol di masa mendatang?
"Sampai hari ini, ini adalah aturannya dan kami wajib mematuhinya. Ada diskusi di IFAB setiap tahun untuk meningkatkan semua yang kami bisa, selangkah demi selangkah."
Baca Juga: Bersihkan Dahak, Cegah Risiko Pneumonia
Torino sangat marah ketika kaus Antonio Sanabria ditarik oleh Stefano Sabelli di menit terakhir pertandingan imbang mereka dengan Genoa.
Rekaman ini juga diputar bersama diskusi di bilik VAR, yang mencatat Sanabria "tetap bergerak mundur dan kausnya ditarik, tetapi tidak terlalu banyak."
Artikel Terkait
Marc Marquez Bisa Lampaui Valentino Rossi jika Juara MotoGP 2025
Calvin Verdonk Klarifikasi: Ayahnya Masih Hidup dan Bukan Korban Tsunami Aceh
Derbi Tangerang: Dewa United Banten Redam Aksi Tangerang Hawks, Jordan Adams Tampil Gemilang
Hasil Liga 1: Persib Taklukkan PSIS Semarang dengan 10 Pemain
Bimota Kembali Membalap di Ajang WorldSBK, Ancaman Baru Bagi BMW dan Ducati