Tim besutan Carlo Ancelotti itu kini memuncaki klasemen sementara, meskipun terus mendapat tekanan dari Atletico Madrid dan Barcelona.
Baca Juga: 10 Game Hip-Hop Terbaik Sepanjang Masa
Melihat situasi terkini, Real Madrid diunggulkan dalam duel ini. Hal tersebut menambah tekanan bagi Manchester City dan sang pelatih, Pep Guardiola.
Tekanan besar yang dihadapi Manchester City menjelang laga melawan Real Madrid membuat posisi Pep Guardiola sebagai pelatih dipertanyakan.
Beberapa pihak bahkan menyebut bahwa masa depannya di Etihad Stadium tengah berada di ujung tanduk.
Baca Juga: Nike Soroti Atlet Wanita dalam Iklan Super Bowl Terbaru
Namun, Guardiola menegaskan bahwa dirinya tidak merasa terancam. Ia tetap percaya diri dan yakin akan bertahan sebagai pelatih Manchester City musim depan.
"Tidak, saya tidak memiliki perasaan itu (khawatir dipecat)," ujar Guardiola, dikutip dari Football Espana.
Ia menambahkan bahwa tekanan dalam dunia sepak bola bukanlah hal baru, termasuk bagi seorang pelatih yang kerap dinilai dari hasil pertandingan.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Piala Asia U-20, Diawali Melawan Iran
"Saya tidak tahu apakah mereka memberi tahu dokter, arsitek, atau profesor jika posisi mereka dipertaruhkan," ucapnya.
"Saya tahu bahwa di setiap pertandingan mereka menyanyikannya kepada saya, tetapi saya tahu bahwa posisi saya tidak dipertaruhkan."
Guardiola pun menegaskan bahwa dirinya telah memberikan banyak kemenangan bagi Manchester City selama bertahun-tahun.
Karena itu, ia tidak merasa posisinya dalam bahaya.
Artikel Terkait
Erick Thohir Motivasi Timnas U-20 Indonesia Jelang Piala Asia 2025: Fokus dan Percaya Diri!
Skuat Sudah Lengkap, NBA All Star 2025 Siap Digelar
Klasemen dan Hasil Serie A Pekan 24: Inter Mendekati Napoli
Fiorentina Marah, Inzaghi Akui Inter Beruntung
Jude Bellingham Bikin Rivalnya Marah Saat Lolos dari Hukuman Lagi