SportlinkNews - Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) secara resmi mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Asia 2031.
Langkah ini menambah daftar panjang negara yang berminat menggelar ajang sepak bola terbesar di Asia tersebut.
Sebelumnya, Uni Emirat Arab (UEA) juga telah menyatakan minat mereka dalam pencalonan ini.
Baca Juga: Tanpa Megawati, Red Sparks Balaskan Dendam Tekuk Pink Spiders 3-2
Dengan masuknya Korea Selatan dalam persaingan, Indonesia kini memiliki lebih banyak pesaing kuat untuk menjadi tuan rumah Piala Asia 2031.
Dalam pernyataan resmi yang diumumkan pada 28 Februari 2025, KFA menyatakan bahwa mereka telah mengirimkan surat pernyataan minat kepada Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Jika terpilih, ini akan menjadi pertama kalinya dalam 71 tahun terakhir Korea Selatan menggelar Piala Asia, setelah terakhir kali menjadi tuan rumah pada edisi 1960.
Baca Juga: Hadapi Persik Kediri, Jan Olde Riekerink: Kami akan Bermain dengan Gaya Sendiri
Selain Korea Selatan dan UEA, beberapa negara lain juga telah mengajukan diri, di antaranya Tajikistan, Uzbekistan, dan Kirgistan yang mengajukan pencalonan sebagai tuan rumah bersama, serta Kuwait dan Australia.
Ketua KFA, Jung Mong-gyu, optimistis bahwa Korea Selatan memiliki peluang besar untuk menjadi tuan rumah Piala Asia 2031.
"Saya pikir peluang Korea Selatan untuk menjadi tuan rumah Piala Asia sangat tinggi," ujar Jung Mong-gyu, dikutip dari Xportsnews, Sabtu (1/3/2025).
Baca Juga: Paul Munster Siapkan Strategi Jitu Redam Serangan Persib Bandung
Ia juga menyinggung bahwa Qatar dan Arab Saudi telah mendapat banyak dukungan dalam beberapa tahun terakhir, sementara Korea Selatan, China, dan Jepang tetap menjadi kandidat kuat dalam pencalonan tuan rumah.
Jung Mong-gyu turut menyebut Indonesia sebagai salah satu negara yang menyatakan minatnya, tetapi ia tetap yakin bahwa Korea Selatan adalah kandidat terbaik.