Dalam periode tersebut, ia berkontribusi besar bagi tim dan menjadi salah satu pemain favorit Carlo Ancelotti.
Baca Juga: Calvin Verdonk Buktikan Versatilitas, Sukses Bermain di Berbagai Posisi
Selama bekerja sama dengan Ancelotti, Isco tampil dalam 123 pertandingan di berbagai kompetisi.
Tak hanya itu, Isco juga mengoleksi 19 gelar juara bersama Real Madrid, termasuk empat trofi Liga Champions.
Pengalamannya di klub raksasa ibu kota Spanyol tersebut tentu membuatnya memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Los Blancos.
Oleh karena itu, setelah laga melawan Madrid, Isco merasa perlu menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukung mantan timnya.
"Saya meminta maaf kepada semua penggemar Real Madrid atas selebrasi saya setelah mencetak gol," kata Isco, dikutip dari Twitter Fabrizio Romano.
"Saya sangat berterima kasih kepada Real Madrid. Mereka akan selalu ada di hati saya," lanjutnya.
Baca Juga: Marc Klok: Persib Harus Bangkit, 9 Laga Lagi Semua Final
Selain mencetak gol dan assist, Isco juga tampil impresif sepanjang pertandingan.
Ia mencatatkan enam operan kunci dan melepaskan tiga tembakan ke gawang lawan.
Performa apik tersebut membuatnya dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam laga antara Real Betis dan Real Madrid.
Baca Juga: Media Italia Beri Pujian Selangit untuk Tembok Venezia Jay Idzes, Bungkam Top Skor Serie A
Kemenangan ini menjadi hasil positif bagi Real Betis dalam persaingan LaLiga musim ini.