SportlinkNews - Komisi X dan Komisi XIII DPR RI menyatakan sepakat dan menyetujui proses naturalisasi ketiga calon pemain Timnas Indonesia, Joey Matis Pelupessy, Emil Audero Mulyadi, dan Dean Ruben James.
Dengan disetujuinya permohonan tersebut dalam Rapat Kerja yang berlangsung di DPR RI, Rabu, 5 Maret 2025, di Jakarta, maka proses pun berlanjut ke Paripurna DPR untuk mendapatkan pengesahan.
Setelah itu, berkas akan dikirim ke Sekretariat Negara untuk dituangkan dalam bentuk Keputusan Presiden (Keppres).
Usai Keppres keluar, ketiga pemain akan melakukan pengambilan sumpah Kewarganegaraan Indonesia.
Baca Juga: Persib Bandung vs Persik Kediri: Bojan Hodak Akui Timnya Tidak Punya Waktu Banyak untuk Berlatih
Pengambilan sumpah WNI telah dijadwalkan akan berlangsung di Eropa, tetapi jadwal masih dirahasiakan oleh PSSI.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan pihaknya memberikan apresiasi setinggi-tingginya karena dukungan dari Komisi X, Komisi XIII, Kemenpora, dan Kementerian Hukum tersebut bisa membuat mimpi Indonesia menjadi realitas. Memastikan program "Garuda Mendunia" ini dipercepat.
Bila sesuai dengan blue print yang PSSI sampaikan ke IFA, program Garuda Mendunia ini adalah program jangka panjang.
Di mana targetnya di 2045, Tim Nasional Indonesia bisa menempati rangking 45 dunia.
Baca Juga: Inzaghi Mengulas Feyenoord Vs Inter: Sulit Diprediksi, Milan dan Munich Saja Bisa Kalah
"Jadi apa yang terjadi seperti hari ini, sebenarnya bukan target kami. Tapi, tiba-tiba ada momentum, kesempatan masuk di 2026 (Piala Dunia)," ujarnya.
Bila melihat peta Biru, tuturnya,target lolos Piala Dunia Indonesia itu baru 2038 dan lolos Olimpiade itu di 2036. Di mana dalam mencapai target itu ada tiga fase yang dilalui.
"Tahap pengembangan ditargetkan terjadi pada 2023-2028, membangun fundamental hingga stabilitasi di 2028-2034, hingga akhirnya masa keemasan dipatok pada 2034-2045. Tapi, Alhamdullilah, nasib berkata lain," tukas Erick.
"Ini sejarah buat Indonesia, di mana dua tahun terakhir Tim Nasional kita U-17, U-20, U-23 mengalami peningkatan signifikan, bahkan senior pertama kali masuk Piala Asia," tambahnya lagi.
Baca Juga: Serie A Pecahkan Rekor di AS dengan Lonjakan Penonton Hingga 50 Persen
Di U17, bila Indonesia di Piala Asia U17 2025, April mendatang bisa mencapai babak 8 Besar saja, maka Indonesia berhak lolos otomatis ke Piala Dunia.
Begitu juga dengan senior yang masih menyisakan empat laga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
"Lalu, meski U20 kalah di fase grup dan gagal ke Piala Dunia, tetapi di U22 Indonesia hampir lolos ke Olimpiade 2024 kendati pada akhirnya malah di playoff melawan Nuegini. Ini adalah mementum yang belum tentu bisa diulang lagi," ungkapnya.
Baca Juga: Strategi Pelita Jaya Hadapi Jadwal Padat Ramadan di IBL 2025: Rotasi Pemain & Pengaturan Latihan
"Di senior, kalau kita bisa petik hasil bagus di empat laga sisa, maka dapat finis di posisi kedua dan lolos langsung ke Piala Dunia."
"Tapi, kalau hasilnya tidak sesuai harapan, minimal kita bisa mencoba lagi ke babak keempat untuk membuka peluang ke Piala Dunia 2026," pukas Menteri BUMN itu kemudian.