"Atletico tersingkir dari kompetisi dengan kepala tegak karena mereka bermain dengan sangat baik. Saya cukup tenang menghadapi semuanya."
Ancelotti menyebutkan saat memilih eksekutor terakhir, dirinya melihat ke arah Endrick tapi dia malah memilih Rudiger.
“Kami tidak yakin apakah akan memilihnya atau Endrick. Saya melihat wajah Endrick dan saya memilih Rüdiger.”
"Saat undian seperti itu, Anda melempar koin dan untungnya hasilnya berpihak pada kami," kata Ancelotti.