SportlinkNews - Dari hasil pertandingan melawan Australia, pengamat sepak bola Indonesia, Rais Adnan menilai ada pekerjaan rumah besar yang harus dibenahi Pelatih Tim Nasional Indonesia Patrick Kluivert untuk laga berikutnya.
Dia menyoroti kelemahan utama Tim Nasional Indonesia, meski ada perubahan dalam organisasi menyerang, tetapi pertahanan skuat Garuda justru lebih rapuh dibandingkan era Shin Tae-yong.
"Masalah bertambah, bukan hanya saat menghadapi serangan balik lawan. Pada gol kedua Australia, Mees Hilgers kehilangan positioning untuk mengejar pencetak gol," katanya saat dihubungi, Kamis, 20 Maret 2025.
Baca Juga: Legenda Barcelona, Politisi Miliarder, dan Rencana Indonesia untuk Merebut Australia
"Selain itu, kita juga kurang antisipasi set piece dari sepak pojok, yang membuat kita kebobolan dua kali. Padahal secara postur kita tidak kalah, tetapi "man to man" marking kita masih lemah, jadi secara bertahan tidak lebih baik," jelas Rais lagi.
Ia menegaskan bahwa PSSI harus segera melakukan evaluasi besar, terutama karena tim ini baru berkumpul dalam waktu singkat.
Tidak mudah membangun sesuatu dengan pelatih baru dan filosofi permainan yang masih dalam tahap adaptasi.
"Ekspektasi masyarakat sudah tinggi, itu masalahnya. Mereka ingin melihat hasil instan, tanpa mempertimbangkan proses adaptasi tim," tambahnya.
Baca Juga: Legenda Barcelona, Politisi Miliarder, dan Rencana Indonesia untuk Merebut Australia
"Yang ingin dilihat publik sekarang, Patrick Kluivert bisa langsung memberikan hasil," tukas Rais.
Dia pun berharap laga melawan Bahrain pada 25 Maret mendatang bisa menjadi momentum kebangkitan Timnas Indonesia. Namun, ia juga mengingatkan bahwa Bahrain bukan lawan yang mudah.
"Bahrain bisa menahan Jepang cukup lama sebelum akhirnya kebobolan, artinya mereka sudah menunjukkan perbaikan," ucapnya Rais,
Baca Juga: Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal Wanita FIFA 2025, Filipina Kenalkan Lambang dan Slogan Resmi
"Sementara Australia di laga ini tidak tampil dengan kekuatan penuh, banyak pemain bintang mereka yang absen, jadi ini tetap menjadi catatan buruk bagi Kluivert," tuturnya lagi.
Namun, menurutnya ada hal positif dalam laga melawan Australia ini. Karena pada akhirnya, setelah sekian lama ada lagi striker Timnas yang bisa mencetak gol.
"Dengan tantangan yang semakin berat, Timnas Indonesia harus melakukan evaluasi cepat dan mempersiapkan diri lebih baik jika ingin meraih hasil positif di laga kandang mendatang," imbuhnya kemudian.