"Masalahnya adalah rekam jejak Martinez dengan para pemain besar di Belgia menunjukkan bahwa dia membiarkan mereka mengambil keputusan," ujar Nicol.
Baca Juga: Dorna Sports Perpanjang Kontrak Sirkuit Ricardo Tormo Valencia untuk MotoGP Hingga 2031
Nicol juga menuding bahwa Ronaldo memiliki pengaruh besar dalam pemilihan pemain yang diturunkan oleh Martinez.
"Itulah sebabnya mengapa tampaknya semua keputusan tergantung pada Ronaldo, dan itu sepenuhnya salah," tegasnya.
Mantan bek asal Skotlandia itu memahami jika seorang pelatih berdiskusi dengan pemain senior soal kebugaran dan kesiapan mereka.
Baca Juga: Persib Gelar Gim Internal Demi Memantapkan Langkah di Sisa Pertandingan Liga 1 2024/2025
Namun, menurutnya, Ronaldo yang sudah berusia 40 tahun bukan lagi pemain yang dapat berlari cepat atau memberikan dampak besar dalam pertandingan.
"Ketika berbicara tentang seorang pemain berusia 40 tahun, yang tidak bisa berlari dari siapa pun, yang terus meminta bola saat tidak seharusnya, dan yang memengaruhi fleksibilitas tim, maka ini jelas 100% salah," lanjut Nicol.
Ia juga menyebut bahwa Roberto Martinez tidak punya kapasitas untuk menandingi pengaruh Ronaldo dalam tim.
Baca Juga: Persija Terus Asah Kemampuan Tim, Ferrari dan Rizky Ridho Sudah Kembali Bergabung
"Saya tidak melihat Martinez sebagai sosok yang bisa mengendalikan Ronaldo," imbuhnya.
Meski mendapatkan banyak kritik, Cristiano Ronaldo tetap menunjukkan ketajamannya di bawah asuhan Roberto Martinez.
Sejak Martinez menangani Portugal, Ronaldo sudah tampil dalam 23 pertandingan dan berhasil mencetak 18 gol serta 4 assist.
Baca Juga: Update Kabar Baik dari Belanda, Mees Hilgers Sudah Berlatih, Diproyeksikan Tampil Dalam Derby Twente
Statistik ini menunjukkan bahwa meskipun usianya tidak lagi muda, Ronaldo masih memiliki kontribusi besar bagi tim nasionalnya.