SportlinkNews - Rencana besar Manchester United (MU) untuk membangun stadion baru berkapasitas 100.000 penonton memang menjadi kabar yang membuat pencinta sepak bola Inggris dan tentu saja fans MU terkesima.
Bagaimana tidak, stadion itu tidak hanya akan menjadi arema pertandingan sepak bola, tapi juga dirancang untuk menjadi pusat bisnis olahraga sekaligus tempat hiburan bagi pengunjung.
Lantas bagaimanakah nasib Old Trafford yang selama ini dikenal sebagai stadion bersejarah bagi United? Mengapa memilih untuk membangun stadion baru ketimbang merenovasi Old Trafford?
Sir Jim Ratcliffe, salah satu pemilik Manchester United menjelaskan mendetail tentang rencana besar yang harus teruwjud dalam tempo lima tahun itu.
Sir Jim menjelaskan bahwa keputusan untuk membangun stadion baru bukanlah hal yang mudah. Banyak hal yang harus dipertimbangkan dengan matang.
“Ya, kami menghabiskan banyak waktu untuk mempertimbangkan pro dan kontra dari renovasi stadion yang sudah ada, yang jelas memiliki semua sejarah pembangunan stadion baru," katanya.
"Itu bukanlah keputusan yang mudah, karena, Anda tahu, sejarah Manchester United sangat penting," tegasnya.
Namun, Sir Jim juga menjelakan tentang kondisi Old Trafford saat ini yang cukup memperihatinkan menurutnya.
"Anda tahu stadion yang dibangun atau tribun yang dibangun pada waktu yang berbeda: semuanya tidak cocok satu sama lain. Atapnya bocor. Tidak memiliki infrastruktur terbaik," jelas Sir Jim.
Baca Juga: Manchester United Umumkan Rencana Membangun Stadion Baru Modern Berkapasitas 100 Ribu Tempat Duduk
"Para pemain tidak dapat datang melalui bawah tanah dan semua hal semacam itu," ujar Sir Jim seraya mengingatkan kalau Old Trafford berada tepat di sebelah rel kereta api.
Kondisi tersebut membuat para fans untuk minggir saat kereta lewat. "Jadi kami tidak dapat membawa orang masuk ke dalam dan keluar stadion dengan mudah," jelasnya.