Meski telah berusaha ditenangkan oleh Robert Lewandowski dan salah satu pemain Real Betis, Raphinha justru mendorong keduanya.
Baca Juga: Tudor Jelaskan Perubahan Taktik Juventus dan Mengagumi Mentalitas saat Melawan Roma
Situasi makin panas ketika Hansi Flick mencoba mendekati sang pemain.
Alih-alih menerima pelukan dari pelatihnya, Raphinha justru berteriak dan menolak Flick.
Tidak berhenti di situ, saat berjalan menuju ruang ganti, Raphinha juga menolak pelukan dari Ter Stegen dan bahkan mendorong sang kapten.
Baca Juga: Ilmu di Balik Latihan Petinju: Mengungkap Kekuatan di Dalam Dirinya
Perilaku tersebut tentu menjadi sorotan, mengingat peran penting Raphinha dalam skuad Barcelona musim ini.
Saat ditanya soal insiden tersebut, Hansi Flick menjelaskan bahwa Raphinha bukan marah kepada wasit, melainkan kepada dirinya.
"Dia marah kepada saya, bukan kepada wasit. Dia meneriaki saya," ujar Flick dalam wawancara seusai pertandingan.
Baca Juga: Kemenangan Ajaib Red Sparks, Sutradara Ko Hee-jin: Ayo Kita Pergi ke Incheon Bersama!
Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari pihak klub maupun dari Raphinha sendiri terkait insiden tersebut.
Kejadian ini pun memunculkan spekulasi mengenai kondisi ruang ganti Barcelona yang tampaknya belum sepenuhnya kondusif meski tim tampil kompetitif di berbagai kompetisi.
Dengan partai-partai penting yang akan segera dijalani, Flick dan manajemen Barcelona perlu segera meredam gejolak internal agar tidak mengganggu performa tim di sisa musim.