Hasil ini membuat posisi mereka di klasemen semakin terancam dan membuka peluang besar untuk terdegradasi.
Baca Juga: Tudor Jelaskan Perubahan Taktik Juventus dan Mengagumi Mentalitas saat Melawan Roma
Di tengah hasil mengecewakan tersebut, Jay Idzes tetap tampil konsisten.
Menurut data dari SofaScore, Idzes mencatatkan tujuh kali sapuan, tiga blok, dan dua tekel sepanjang laga.
Ia juga mencatatkan akurasi umpan mencapai 88 persen dan menang 100 persen dalam duel bawah.
Baca Juga: Ilmu di Balik Latihan Petinju: Mengungkap Kekuatan di Dalam Dirinya
Atas performa solidnya, Idzes memperoleh rating 7,3 dari SofaScore, menjadi salah satu pemain terbaik Venezia dalam laga ini, sejajar dengan Gianluca Busio.
Sementara dari situs statistik FotMob, bek keturunan Indonesia itu mendapatkan nilai 7,1.
Meski sedikit lebih rendah, Idzes tetap tampil menonjol dibanding dua rekan di lini belakang, Alessandro Marcandalli dan Fali Cande, yang sama-sama mendapat kartu kuning.
Baca Juga: Kemenangan Ajaib Red Sparks, Sutradara Ko Hee-jin: Ayo Kita Pergi ke Incheon Bersama!
Selain itu, Idzes menjadi pemain bertahan Venezia yang paling disiplin.
Ia berhasil tampil tanpa mendapatkan kartu, menunjukkan kedewasaan dalam menjaga pertahanan sekaligus menghindari pelanggaran tidak perlu.
Meski performa individu Jay Idzes terus menuai pujian, tantangan besar masih menanti Venezia.
Dengan hanya menyisakan beberapa laga tersisa, I Lagunari harus segera bangkit jika ingin bertahan di kasta tertinggi Liga Italia.
Upaya kolektif dari seluruh tim menjadi kunci, agar kontribusi apik Idzes di lini belakang bisa berbuah hasil positif bagi klub.