Ia menyebut bahwa para pemain dan staf sudah menunjukkan dedikasi tinggi, namun hasil akhir tetap tidak memuaskan para pendukung.
Baca Juga: Kemajuan dalam Pembelajaran Mesin dan AI dalam Olahraga
Oleh karena itu, ia memilih untuk mengambil tanggung jawab sepenuhnya atas kegagalan ini.
“Saya ingin mengambil tanggung jawab dan mengakhiri peran saya sebagai pelatih."
"Kami harap federasi segera menemukan sosok yang tepat untuk melanjutkan misi ini,” tambahnya.
Baca Juga: Jagoan Ferrari Lewis Hamilton Bergaya dengan Rambut Gondrong
Keputusan pengunduran diri ini disampaikan Jadet langsung dalam konferensi pers usai pertandingan terakhir, bahkan sebelum tim kembali ke Thailand.
Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pendukung sepak bola Thailand atas hasil buruk di turnamen ini.
FAT pun akhirnya mengambil keputusan untuk mengakhiri kerja sama dengan Jadet Meelarp.
Baca Juga: Barcelona Tak Mungkin Pertaruhkan Gelandangnya untuk Laga Melawan Dortmund
Dalam pernyataan resminya, FAT mengucapkan terima kasih atas komitmen dan dedikasi yang telah ditunjukkan oleh Jadet dan staf pelatih selama masa tugas mereka.
“Asosiasi Sepak Bola Thailand secara resmi mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan Jadet Meelarp setelah tim U-17 tersingkir di babak penyisihan grup Piala Asia AFC 2025,” tulis FAT melalui pernyataan resmi yang dilansir dari TH Sport.
FAT menegaskan akan segera mencari pelatih baru untuk mempersiapkan ajang-ajang selanjutnya, demi membangun kembali kekuatan skuad muda Thailand ke depannya.