Namun, saat melakukan pertemuan dengan perwakilan klub, Messi justru diberitahu bahwa Barcelona tidak mampu memenuhi kesepakatan baru tersebut karena keterbatasan anggaran.
Baca Juga: Grand Prix Arab Saudi Dimulai, McLaren Difavoritkan Juara di Sirkuit Corniche Jeddah
Situasi itu memaksa Messi meninggalkan Barcelona dan menerima tawaran dari PSG.
Sejak saat itu, hubungannya dengan klub, terutama Presiden Joan Laporta, dikabarkan menjadi kurang harmonis.
Meski demikian, Messi sempat menaruh harapan untuk bisa kembali ke Barcelona usai kontraknya bersama PSG berakhir.
Baca Juga: Imran Nahumarury Minta Pemainnya Fokus Hadapi Tim Badai Pasifik, Lengah Sedikit Bisa Ambyar
Dalam wawancara yang dikutip dari akun All About Argentina, peraih tujuh Ballon d’Or itu mengaku sempat mempertimbangkan untuk kembali ke klub yang sangat ia cintai.
Namun, setelah melalui banyak pertimbangan, terutama faktor keluarga dan kesuksesannya bersama timnas Argentina di Piala Dunia 2022, Messi memutuskan untuk tidak lagi mengejar karier di Eropa.
Ia menegaskan tak memiliki niat membela klub mana pun di benua tersebut.
Baca Juga: Jelang Duel Persib vs Bali United FC, Stefano Cugurra: Kami Berharap Wasit Bisa Memimpin Secara Fair
“Saya memang ingin kembali ke Barcelona dan kembali ke tempat yang saya cintai, tetapi hal itu tidak lagi memungkinkan,” ujar Messi.
“Akhirnya itu menjadi keputusan keluarga. Kemenangan di Piala Dunia juga memberi pengaruh besar.”
“Jelas saya tidak ingin membela klub Eropa lain. Saya tidak bisa meminta lebih."
Baca Juga: Rekam Jejak Persib Bandung dan Bali United FC Sejak Era Liga 1 Dimulai
"Saya sudah memenangi segalanya, dan saya merindukan Piala Dunia,” tutupnya.