SportlinkNews - Usai terdegradasi ke Liga 2 pada musim 2023/2024, Bhayangkara Presisi FC mengaku akan berusaha untuk tidak kembali lagi dan bisa tetap bersaing di Liga 1 2025/2026.
Untuk itu, di musim depan, mereka siap melakukan pembenahan besar.
Mulai dari pindah markas ke Lampung, melakukan perubahan nama menjadi Bhayangkara Presisi FC Lampung, akan merekrut pelatih dari klub Liga 1 Top 5 besar, hingga mematok target tinggi di musim 2025/2026.
Pembenahan ini ditandai dengan ditandatanganinya Nota Kesepahaman (MoU) antara Bhayangkara FC dengan Pemda Lampung yang diwakilkan oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal.
Baca Juga: Go Ahead Eagles Juara Piala KNVB 2025, Dean James Tetap Beri Kontribusi Penting
"Bhayangkara FC kan punya polisi dan polisi ada di seluruh Indonesia, jadi tidak masalah pindah ke Lampung. Berapa laga kita akan berkandang di sana, itu tergantung Pemda Lampung," ungkap COO Bhayangkara FC, Sumardji dalam jumpa pers di Kawasan Senopati, Jakarta, Selasa, 22 April 2025.
"Selama masyarakat Lampung mendukung, kami akan komitmen dan berupaya memberikan prestasi, sampai masyarakat Lampung tidak mau lagi ada kehadiran kami. Tapi, semoga kami diterima dengan baik dan tetap bertahan di Lampung," tukasnya.
Sesuai dengan niatnya untuk melakukan pembenahan besar-besaran, maka di kompetisi musim depan, Sumardji mengatakan kembali akan menyiapkan kejutan 'super heboh'.
Baca Juga: Pertandingan Jepang Vs Timnas Indonesia Diprediksi Ramai, Ini Imbauan JFA
Ia memastikan kejutan ini tidak akan setengah-setengah, karena ada target tinggi yang telah ditetapkan.
"Dengan dukungan Pemda Lampung, kami tentu tidak ingin setengah-setengah. Apalagi ada target tinggi yang harus dipenuhi, di mana saya yakin Bhayangkara FC akan ada di tiga besar, kami pastikan akan bisa bersaing," tegasnya.
Terkait dengan penggantian nama tim, pihaknya akan mengajukan nama baru pada Kongres Tahunan PSSI yang akan digelar pada 4 Juni mendatang di Jakarta.
Baca Juga: Test Rider Honda Aleix Espargaro Kembali Membalap di MotoGP Spanyol dengan Status Wildcard
Sementara untuk kandang baru mereka, Bhayangkara akan mengajukan Stadion Sumpah Pemuda Lampung.
Lalu mengenai rekrutmen pemain, pihaknya mengaku akan menyelesaikan secepatnya setelah Liga 1 selesai bergulir.
Karena akhir Mei, menurutnya semua nama-nama pemain harus sudah selesai dan mereka akan mulai berlatih di Lampung pada awal Juni mendatang.
"Saat ini kami buka pembicaraan seluas-luasnya dengan beberapa agen dan pemain. Ya, kita akan lihat dan diskusikan lagi, kita tunggu saja dalam waktu dekat, karena sekarang kita masih berproses, update akan dilakukan setelah Liga 1 musim ini selesai," tegas Manajer Bhayangkara FC, Reza Arifian.
Baca Juga: Persib Bandung Punya 12 Pencetak Gol, Bojan Hodak: Tak Bisa Andalkan Satu Pemain
Bhayangkara FC menegaskan bahwa pengalaman di Liga 2 musim ini membuat mereka akan berusaha keras untuk bisa bersaing di Liga 1 musim depan.
Hal itu agar, mereka tidak lagi terlempar ke kompetisi kasta kedua tersebut.
"Banyak pelajaran yang bisa kami ambil di Liga 2. Karena benar-benar perjuangan yang kami rasakan, ternyata di Liga 2 itu juga tidak mudah, apalagi untuk bisa finis di posisi runner-up," imbuh Reza.
"Karena itu, kami benar-benar akan menjaga komposisi pemain dan mental mereka. Karena kemarin saat degradasi mental itu yang utama, dijaga agar tidak turun, kami jaga itu dan akhirnya terbukti kami bisa ke Liga 1 lagi," tukasnya menambahkan.