sepak-bola

Bangun Sistem Perwasitan yang Profesional, PSSI Gelar Kursus Refer System untuk Penilai Wasit Tahap Ketiga

Minggu, 26 Mei 2024 | 12:20 WIB
AFC Referee Instructor Raymond Olivier menjadi pemberi materi. (PSSI)

SportlinkNews - Kemajuan industri sepak bola Indonesia tidak hanya tergantung pada prestasi yang diraih timnas atau klub saja, wasit pun memiliki peran strategis.

Dengan memiliki wasit berkualitas, iklim kompetisi sepak bola Indonesia juga akan semakin membaik, permainan pun semakin menarik ditonton karena kepemimpinan wasit yang disegani.

Untuk terus meningkatkan kualitas wasit sepak bola, PSSI selaku induk organisasi sepak bola Indonesia gencar melakukan kursus atau pelatihan.

Baca Juga: Peluang Maarten Paes Bela Timnas Indonesia Makin Besar, PSSI Sudah Punya Rencana Khusus

Pada 23 hingga 27 Mei, PSSI kembali menggelar kursus penilai wasit (Referee Assessor) tahap ketiga untuk pengenalan sistem refer (referee evaluation resource) yang diikuti oleh 28 Referee Assessor.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua Umum PSSI Ratu Tisha Destria, Wakil Ketua Komite Wasit PSSI Yoshimi Ogawa, Departement Wasit PSSI Pratap Singh, dan AFC Referee Instructor Raymond Olivier yang juga menjadi pemberi materi.

Refer System adalah suatu sistem baru yang menyediakan/memungkinkan saran pengembangan yang jelas dan konsisten, tren dan analisis kerja, area yang berkelanjutan/tertarget untuk pelatihan dan pengembangan individu dan kelompok ofisial pertandingan, secara online.

Baca Juga: Alasan di Balik Naiknya Tiket Timnas Indonesia Lawan Irak dan Filipina, Begini Kata PSSI

Oleh karena itu, skema penilaiannya adalah untuk menambah nilai dari penilai wasit, mendapatkan nilai bagi ofisial pertandingan, dan memperoleh nilai untuk semua kegiatan PSSI.

Manfaat dari sistem baru ini adalah menyediakan data kinerja berkualitas tinggi, membantu semua perangkat pertandingan untuk mencapai potensi maksimal mereka.

Serta menyediakan perangkat pengembangan pembelajaran mandiri bagi para ofisial pertandingan dan memungkinkan pembinaan yang produktif.

Baca Juga: Latih Timnas Wanita Indonesia, Satoru Mochizuki Matangkan Taktik Permainan

Termasuk juga menerapkan skema penilaian yang berdampak untuk menambah nilai nyata, menyediakan data kinerja yang bermakna bagi PSSI.

Pada tahap ketiga ini materi yang diberikan seperti bagaimana menilai sebuah keputusan wasit dalam sebuah pertandingan, review serta analisa pertandingan, VAR protocol, dan lain-lainnya.

Halaman:

Tags

Terkini

Calvin Verdonk Tinggalkan Timnas Indonesia

Kamis, 4 Juni 2026 | 09:27 WIB

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB