Jika mengacu dalam regulasi kompetisi pasal 11 poin 5, kita bisa melihat parameter dalam penetapan peringkat di klasemen.
Pertama, dilihat dari jumlah poin terbesar yang diperoleh di semua pertandingan grup, kemudian selisih gol tertinggi di semua pertandingan grup, dan produktivitas gol terbanyak yang dicetak di semua pertandingan grup.
Namun jika ada dua tim atau lebih memiliki hal yang sama dari ketiga kriteria di atas, maka peringkat akan ditentukan sebagai berikut:
Baca Juga: 2 Skenario Kelolosan Timnas Indonesia Lolos ke Putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
1. Jumlah poin terbesar yang diperoleh dalam pertandingan grup antara tim yang bersangkutan.
2. Selisih gol tertinggi yang dihasilkan dari pertandingan grup antara tim yang bersangkutan.
3. Produktivitas gol terbanyak yang dicetak di semua pertandingan grup antara tim yang bersangkutan.
4. Jumlah gol tandang terbanyak yang dicetak oleh tim yang bersangkutan.
5. Skor perilaku tim tertinggi yang berkaitan dengan jumlah kartu kuning dan merah untuk pemain dan ofisial tim di semua pertandingan grup dipertimbangkan sesuai dengan deduksi berikut:
• Kartu kuning pertama: Dikurangi 1 poin
• Kartu kuning kedua/kartu merah tidak langsung: Dikurangi 3 poin
• Kartu merah langsung: Dikurangi 4 poin
• Kartu kuning dan kartu merah langsung: Dikurangi 5 poin
Hanya satu dari pengurangan di atas yang akan diterapkan pada pemain dalam satu pertandingan. Tim dengan jumlah poin tertinggi akan mendapat peringkat tertinggi.
6. Berdasarkan undian oleh FIFA bekerja sama dengan konfederasi.
Jika berkaca dari skema tersebut, berikut adalah perhitungan Timnas Indonesia agar lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Piala Asia 2027:
-Menang atas Filipina, Apapu hasil laga Irak vs Vietnam tidak akan berpengaruh.
-Seri lawan Filipina, tapi di pertandingan lain Vietnam juga seri atau kalah dari Irak.