Pada menit ke-48, tim lawan melakukan serangan balik sederhana, bola dioper ke Arion Sulemani, pemain tersebut dengan mudah menggiring bola melewati bek Vietnam U19 sebelum mengalahkan kiper Cao Van Binh, menambah skor menjadi 3-0.
Kebobolan tiga gol tersebut berasal dari skenario yang sama. Tim lawan berakselerasi dan menyelesaikannya terlalu tajam, sedangkan bek Vietnam U19 terlalu kekanak-kanakan dan kurang terlindungi satu sama lain.
Dalam laga yang sangat sulit, Vietnam U19 di luar dugaan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-57 berkat momen gemilang melalui tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti yang dilakukan Quang Dung.
Baca Juga: Alisha Lehmann Menawarkan Pesan Inspiratif Setelah Menyegel Transfer ke Juventus
Skenario ini sangat mirip dengan pertandingan sebelumnya melawan Myanmar. Namun, gol penyeimbang ini tidak mampu membantu Vietnam U19 mendapatkan kembali kendali permainan.
Jaring Van Binh dengan cepat bergetar untuk keempat kalinya setelah gerakan berkelas yang dilakukan Jake Najdovski dari Australia. Dalam kekalahan ini, kiper Van Binh hanya bisa berdiri dan menonton.
Tak berhenti sampai disitu, pada menit ke-74, gawang Vietnam U19 kembali terguncang untuk kelima kalinya, masih akibat buruknya pertahanan para pemain kaos merah, dan Zane Helweh tak menyia-nyiakan peluang bagus untuk mencetak gol.
Baca Juga: Vietnam Gagal Menang Lawan Myanmar, Indonesia yang Disalahkan
Di sisa waktu pertandingan, Vietnam U19 hanya mampu mencetak 1 gol lagi melalui titik penalti, dalam konteks tim lawan terbilang subjektif ketika sudah yakin akan kemenangan.
Namun Australia juga mendapatkan gol ke-6 dengan sangat mudah di menit-menit terakhir perpanjangan waktu.
Pertandingan berakhir dengan kemenangan 6-2 untuk Australia. Tim lawan dianggap sudah mengamankan tiket ke babak semifinal.
Sebaliknya, Vietnam U19 menimbulkan kekecewaan besar. Kekalahan tersebut membuat seluruh tim menganggap tidak punya peluang untuk maju.
Meski mengalahkan Laos di babak terakhir, dengan 4 poin dan selisih gol yang kurang menguntungkan, pelatih Hua Hien Vinh dan timnya masih akan kesulitan bersaing memperebutkan peringkat kedua grup dengan performa terbaik.