SporlinkNews - Menghadapi lawan dengan kemampuan finishing yang sangat tajam, Vietnam U19 dihukum dan harus mengalami kekalahan yang tak terlupakan.
Setelah beberapa menit melakukan pemanasan, Australia U19 dengan keunggulan fisiknya segera mendominasi permainan, memaksa tim Vietnam U19 mundur jauh untuk bertahan.
Mirip dengan laga sebelumnya melawan Myanmar, Vietnam U19 masih melancarkan beberapa serangan di awal pertandingan dan menciptakan peluang hingga penyelesaiannya.
Baca Juga: Piala AFF U19: Diobok-obok Australia 6-2, Pelatih Vietnam Sedih Pemainnya Kurang Pengalaman
Namun, para pemain berbaju merah kurang presisi dalam koordinasi yang menentukan. Keterbatasan ini membuat Vietnam U19 tidak bisa menciptakan gerakan penyelesaian berbahaya ke arah gawang lawan.
Meskipun serangannya tidak efektif, pertahanan Vietnam U19 terus menunjukkan kesalahan, yang berujung pada kebobolan gol, mengikuti skenario yang sangat mirip.
Pada menit ke-19, Australia U19 menunjukkan kemampuan transisinya dengan sangat baik. Beberapa operan saja sudah cukup bagi tim lain untuk membuka skor.
Baca Juga: Kini Berseragam Dewa United, Arapenta Senang Bisa Satu Tim dengan Sahabat Lamanya Demi Hadapi Liga 1
Para pemain Australia leluasa berkoordinasi dan kemudian melakukan penetrasi ke area penalti. Jake Najdovski dengan mudah mengatasi dua bek tengah berkaus merah dan menyelesaikannya untuk membuka skor pertandingan.
Pada menit ke-40, pertahanan Vietnam U19 mengulangi kesalahan yang sama dan mendapat hukuman untuk kedua kalinya.
Masih striker Jake Najdovski yang dengan cepat berlari untuk memecahkan jebakan offside dan melepaskan tembakan kuat dengan kaki kirinya, mengalahkan kiper Cao Van Binh.
Baca Juga: RED-S: Dampak, Penyebab, Akibat, Pencegahan dan Pengobatannya
Pada fase ini, bek sayap dan bek tengah Vietnam U19 terlalu lambat dan tidak berpengalaman, sama sekali tidak mampu menempel atau menimbulkan masalah bagi striker lawan.
Kebobolan dua gol menyebabkan Vietnam U19 menghadapi banyak kesulitan. Di awal babak kedua, anak asuh Pelatih Hua Hien Vinh berniat menyerang, namun langsung terkena serangan balik Australia.
Artikel Terkait
Ritual dalam Olahraga: Meningkatkan Performa atau Hanya Takhayul?
Mike Perry Roboh 3 Kali, Jake Paul: Berikutnya Mike Tyson, Kamu Anak Besar!
Puma Mostro Bangkit Kembali Setelah 25 Tahun dengan Komposisi Material Baru
Pelatih Persija Carlos Pena Berharap Pemainnya Tidak Ada yang Cedera di Piala Presiden
Final Proliga 2024: Palembang Bank SumselBabel Juara Tiga, Sukses Tumbangkan Jakarta STIN BIN