"Oleh karena itu, kami akan menurunkan tim yang sangat kompetitif untuk memenangkan Community Shield ini," lanjutnya.
Baca Juga: Bukti Campur Tangan Teknologi dalam Kemenangan Australia di Team Pursuit Olimpiade Paris 2024
Namun, Ten Hag juga menekankan bahwa ia tidak akan mempertaruhkan kondisi fisik para pemainnya secara berlebihan.
"Meskipun begitu, ini tetap merupakan bagian dari pramusim, dan kami tidak akan mengambil risiko besar terhadap para pemain."
"Ini adalah pendekatan yang normal untuk pertandingan seperti ini," jelas pelatih asal Belanda tersebut.
Baca Juga: Seleksi Tim U17 Indonesia akan Berlanjut di Bali, Sang Pelatih Cari Pemain Bermental Kuat
Jika Manchester United berhasil mengalahkan Manchester City, maka mereka akan membawa pulang trofi Community Shield, yang akan menjadi gelar ketiga bagi Erik ten Hag sejak ia bergabung dengan klub pada 2022.
Ini tentu akan menjadi prestasi yang membanggakan, mengingat pentingnya Community Shield sebagai penanda dimulainya musim baru dengan langkah yang positif.
Pertandingan ini juga menarik untuk disaksikan karena akan memberikan gambaran awal tentang persaingan antara dua tim yang sama-sama ingin mendominasi kompetisi domestik di musim 2024-2025.
Baca Juga: Jadwal Lengkap dan Penayangan Pertandingan Pekan Pertama Liga 1 2024/2025
Dengan persaingan ketat di setiap lini, hasil pertandingan ini bisa menjadi tolok ukur kekuatan masing-masing tim menjelang musim yang penuh tantangan.
Selain itu, laga ini juga akan menjadi ujian bagi Erik ten Hag dalam meramu strategi terbaik melawan skuad asuhan Pep Guardiola.
Kemenangan di Community Shield bisa memberikan dorongan moral yang signifikan bagi Manchester United, sekaligus menjadi sinyal bahwa mereka siap bersaing di level tertinggi musim ini.
Baca Juga: PSSI Gelar Kursus Wasit untuk Persiapan Liga 2 2024/2025
Dalam beberapa musim terakhir, Manchester City memang lebih dominan di liga domestik, namun Manchester United di bawah asuhan Ten Hag terus menunjukkan progres yang menjanjikan.