Namun, sundulannya masih melebar dari sasaran.
Peluang emas Persebaya datang menjelang cooling break ketika Alfan Suaib, pemain muda berbakat mereka, hampir mencetak gol.
Berhadapan satu lawan satu dengan kiper Malut United, Muhammad Fahri, tembakan volinya berhasil dihentikan oleh kiper muda tersebut.
Setelah cooling break, giliran Malut United yang kembali mengancam melalui tendangan bebas Yance Sayuri.
Namun, upaya tersebut kembali digagalkan oleh Ernando Ari yang tampil gemilang di bawah mistar Persebaya.
Memasuki babak kedua, kedua pelatih melakukan pergantian pemain U-23 untuk menambah pengalaman di lini depan.
Pergantian tersebut memberikan dampak positif bagi Malut United yang semakin agresif dalam menyerang.
Baca Juga: Matchday 1 Serie A Pertandingan AC Milan vs Torino Membuka Kenangan 15 Tahun Silam
Pemain asal Jepang, Tatsuro Nagamatsu, beberapa kali mengancam gawang Persebaya dengan tembakan-tembakan berbahaya.
Salah satu tembakannya bahkan memaksa Ernando Ari bekerja keras untuk mengamankan bola dalam situasi sepak pojok pendek.
Sayangnya, Persebaya tidak mampu menampilkan performa sebaik saat mereka mengalahkan PSS di laga pembuka Liga 1.
Baca Juga: Performa Ai Ogura Calon Juara Moto2 yang Direkrut Trackhouse Racing MotoGP Team
Di babak kedua, mereka terlihat kurang berenergi dan lebih banyak tertekan oleh serangan Malut United.