"Namun, setelah ia digantikan oleh pemain yang baru berlatih bersama tim hanya empat kali, kami mulai kehilangan kendali atas pertandingan."
Baca Juga: Kolaborasi Kominfo dan KONI Pusat Demi Sukseskan Publikasi PON XXI Aceh-Sumut 2024
Fabregas juga mengakui bahwa Como 1907 telah menunjukkan performa yang menjanjikan selama pramusim.
Mereka sempat melakoni laga persahabatan melawan tim-tim seperti Wolfsburg, Las Palmas, Cagliari, Al-Hilal, dan Wolverhampton dengan hasil yang cukup memuaskan.
Namun, pelatih asal Spanyol itu mengakui bahwa timnya masih kekurangan kualitas dan kepercayaan diri yang diperlukan untuk bersaing di Serie A.
Baca Juga: Taklukan Kiper Asing, Gol Perdana Supriadi Bawa Kemenangan bagi Persik Kediri di Liga 1
"Kami harus terus melaju dan berusaha keras, tetapi kami memang masih kurang dalam hal kualitas dan kepercayaan diri," ujar Fabregas.
"Saya tidak tahu apakah ini soal keberanian atau apa, tapi yang jelas kami harus belajar dan berkembang dari pengalaman ini."
Kekalahan telak dari Juventus ini memberikan gambaran jelas kepada Fabregas dan anak asuhnya mengenai kerasnya persaingan di Serie A.
Baca Juga: Data Statistik Bali United vs Persib Bikin Jan Olde Riekerink Sumringah
"Hari ini kami tidak mampu menunjukkan performa yang diharapkan, namun ini adalah kenyataan bahwa level di Serie A sangat tinggi dan kami harus segera berbenah," tambahnya.
Hasil buruk di laga pembuka ini membuat Como 1907 langsung terperosok di papan bawah klasemen sementara Liga Italia, tepatnya di posisi ke-18.
Dengan catatan selisih gol -3, mereka kini berada di zona degradasi tanpa mengoleksi satu pun poin.
Baca Juga: Bojan Hodak Mengaku Kecewa dengan Hasil Seri Persib vs Dewa United
Tantangan berikutnya bagi Como adalah pertandingan tandang melawan Cagliari di Sardegna Arena pada Senin (26/8/2024) waktu setempat, di mana mereka harus berjuang untuk bangkit dan mendapatkan poin pertama mereka di Serie A musim ini.***