Mereka menegaskan bahwa keputusan ini telah diambil oleh dewan klub, menunjukkan kepercayaan manajemen terhadap Castro meskipun hasil yang diraih sejauh ini belum memuaskan.
Baca Juga: Bertemu Menpora, Ketum PBSI Bahas Pembangunan Sport Center Bulu Tangkis Baru
Luis Castro pertama kali bergabung dengan Al Nassr pada 6 Juli 2023, menggantikan Dinko Jelicic.
Sejak saat itu, Castro telah memberikan satu trofi untuk Al Nassr, yaitu gelar juara Arab Club Champions Cup, meskipun trofi ini bukan bagian dari kompetisi mayor yang diakui secara resmi.
Di bawah kepemimpinannya, Al Nassr hanya mampu finis di posisi kedua klasemen akhir Liga Arab Saudi pada musim 2023-2024, yang tentu belum memenuhi ekspektasi dari tim dan penggemar.
Selain itu, dalam ajang King Cup, Al Nassr hanya mampu mencapai babak final sebelum akhirnya tersingkir, sementara di Piala Super Arab Saudi mereka terhenti di semifinal.
Di level kontinental, yaitu Liga Champions Asia, Al Nassr juga hanya mampu mencapai babak perempat final, sebuah pencapaian yang dianggap belum cukup memuaskan bagi klub sekelas Al Nassr yang memiliki ambisi besar.
Keputusan untuk mempertahankan Luis Castro menunjukkan bahwa manajemen Al Nassr mungkin melihat potensi jangka panjang dalam dirinya, meskipun hasil langsung yang diharapkan belum terwujud.
Baca Juga: Aksi Terens Puhiri Bikin Arema FC Frustasi Gagal Ulangi Kemenangan Piala Presiden
Dengan adanya dukungan dari manajemen, Castro kini memiliki tugas berat untuk meningkatkan performa tim di musim depan, terutama dalam upaya membantu Cristiano Ronaldo dan Al Nassr meraih gelar-gelar yang mereka idamkan.***