Lagi-lagi Pulisic sukses menuntaskan tugasnya untuk mengubah skor menjadi 4-0.
Baca Juga: DKI Jakarta Juara Umuk Kurash, tapi Judo Tak Bisa Ditinggalkan
Meski Venezia dihancurkan dengan skor telak, performa Jay Idzes dianggap sebagai salah satu titik terang di tengah keterpurukan tim.
Beberapa media Italia bahkan memberikan penilaian yang lebih baik kepada pemain berdarah Indonesia-Belanda ini dibandingkan rekan-rekannya di lini pertahanan Venezia.
Idzes dinilai tidak bertanggung jawab atas terjadinya keempat gol AC Milan.
Baca Juga: Ketua Umum KONI Pusat: PON Dapat Melahirkan Atlet Berbakat untuk Memperkuat Tim Nasional
Pada gol pertama yang dicetak oleh Theo Hernandez, kesalahan sepenuhnya berada pada kiper Jesse Joronen yang gagal mengantisipasi tembakan mendatar tersebut.
Begitu pula pada gol kedua yang terjadi akibat kegagalan Venezia dalam duel udara di dalam kotak penalti, di mana Idzes tidak berada di titik kejadian.
Gol ketiga yang berasal dari penalti juga tidak melibatkan kesalahan Idzes, karena pelanggaran dilakukan oleh Joronen terhadap Abraham.
Baca Juga: Kontingen Sumut Dominasi Cabang Olahraga Arung Jeram PON XXI 2024
Sementara itu, pada gol keempat, Joel Schingtienne yang melakukan pelanggaran terhadap Rafael Leao menjadi penyebab terjadinya penalti kedua bagi AC Milan.
Idzes, yang saat itu sedang mengawal Abraham, tidak terlibat langsung dalam pelanggaran tersebut.
Meskipun Venezia secara keseluruhan bermain buruk, Jay Idzes tetap mendapatkan penilaian yang cukup baik dari media-media Italia.
Baca Juga: DKI Jakarta Tambah Koleksi Medali Emas dari Drumband LKKB 4000 Meter Putri
Situs 11contro11 memberikan poin 5,5 untuk Idzes, dan menyebutnya sebagai "salah satu dari sedikit hal positif di tim Venezia." Idzes dipuji karena mampu berjuang dan tidak membiarkan dirinya didominasi oleh para penyerang AC Milan.