Sportlinknews - Gian Piero Gasperini mengakui bahwa ia memiliki penyesalan. Hasrat Atalanta memetik kemenangan terganjal Arsenal.
Pertandingan Atalanta vs Arsenal di Liga Champions, Kamis (19/9) berakhir tanpa kemenangan. Kedua tim berkesudahan tanpa gol alias 0-0.
Tetapi hasil imbang 0-0 Liga Champions membuktikan bahwa mereka dapat 'bermain di level ini' dan terus berkembang.
Baca Juga: Arteta Setuju dengan Capello: Itulah Alasan Arsenal Merekrut Calafiori
La Dea kembali ke Liga Champions setelah 1.015 hari absen. Tapi status mereka di panggung Eropa telah berubah sejak mengangkat trofi Liga Europa pada bulan Mei.
Hal itu tercermin dalam penampilan malam ini di Stadion Gewiss, di mana Atalanta disesalkan karena hanya bermain imbang 0-0 dengan pesaing Liga Primer Arsenal, Mateo Retegui melihat penalti dan sundulannya ditepis keluar garis gawang oleh dua penyelamatan David Raya.
“Tentu saja ada penyesalan, penalti selalu menjadi peluang besar dan unggul 1-0 pada saat itu akan menjadi penting,” kata Gasperini kepada Sky Sport Italia.
Baca Juga: Bikin Perusahaan 525 ROSARIO, Lionel Messi Klaim Hiburan Memberi Gairah
“Namun, kami harus senang dengan penampilan yang berada di level tinggi untuk menyamai lawan kami. Melihat bola pantul, itu adalah penyelamatan yang luar biasa, tetapi sundulannya juga terlalu dekat dengannya. Sayang sekali, karena itu mungkin penampilan terbaik Retegui sejak dia berada di sini dan dia bekerja sangat keras malam ini, dia pantas mencetak gol.”
Atalanta telah berjuang sejauh musim ini, memenangkan dua pertandingan Serie A, tetapi juga kalah dari Torino dan dibantai 4-0 oleh Inter di San Siro.
“Saya sangat mengagumi Arsenal dan malam ini mereka tidak melakukan banyak hal dalam serangan, tetapi menegaskan bahwa mereka solid dan sulit ditembus. Kami akan muncul lebih kuat dari pertandingan ini, kami belajar banyak,” lanjut Gasperini.
Baca Juga: Pelatih Para Bulu Tangkis Indonesia Siap Berburu Talenta Baru di PEPARNAS 2024
“Kami baru-baru ini memiliki beberapa penampilan yang bagus, tetapi tidak mengungkapkan diri kami dengan cara yang benar melawan Inter. Setidaknya malam ini kami belajar sesuatu tentang cara bermain melawan lawan di level ini.”
Atalanta dan Gasperini selalu mengincar kemenangan Gasperini membuktikan keinginannya untuk menang dengan pergantian pemain di babak kedua, serta pilihannya untuk starting XI.