Kondisi semakin menantang karena tidak semua pemain timnas Indonesia akan berangkat dari Indonesia.
Baca Juga: Erick Thohir: PSSI Keluarkan Anggaran Rp36 Miliar untuk Sepak Bola Putri
Beberapa pemain yang berkarier di Liga 1 musim 2024-2025 akan berangkat dari Jakarta, sementara pemain abroad, yang bermain di luar negeri, akan langsung menuju Bahrain dari negara tempat klub mereka berkompetisi.
Sumardji menjelaskan bahwa meskipun kondisi penerbangan saat ini sulit, PSSI akan terus berupaya memberikan layanan terbaik kepada para pemain.
"Kami tidak akan menyerah untuk memberikan servis terbaik kepada pemain timnas Indonesia," ungkapnya.
Baca Juga: Wasit Indonesia Pimpin Pertandingan AFC Champions League Two
PSSI tetap berusaha keras mencari alternatif penerbangan yang bisa mengakomodasi semua pemain sesuai dengan permintaan Shin Tae-yong.
Kelas bisnis yang diminta oleh sang pelatih menambah tingkat kesulitan karena penerbangan menuju Bahrain sudah mulai penuh.
Meski PSSI menghadapi kendala penerbangan menuju Bahrain, Sumardji menegaskan bahwa mereka tidak akan menyewa pesawat untuk perjalanan ke sana.
Baca Juga: Slam Jam dan Umbro Lanjutkan Kiprah di Sepak Bola dengan Koleksi Hard Times
Namun, PSSI berencana untuk menyewa pesawat dari Bahrain ke China setelah pertandingan melawan Bahrain.
Setelah melawan Bahrain, timnas Indonesia akan menghadapi laga keempat di Grup C, yaitu pertandingan melawan China.
Laga tersebut akan digelar pada Selasa (15/10/2024) di Stadion Quangdao Youth Football, China.
Baca Juga: PON XXI Transformasi Infrastruktur Olahraga di Aceh dan Sumut
Sewa pesawat ini dinilai penting untuk menghemat waktu dan tenaga para pemain, mengingat jadwal pertandingan yang cukup berdekatan.