1. Ricko Abdulah Mutaqin mengakui bahwa ia mengungkapkan kekecewaannya dengan meneriakkan kata-kata kasar kepada pemain Persib dari tribune VIP.
Baca Juga: Dramatis, Bali United FC Menangkan Laga Kontra Barito Putera di Pekan Ketujuh Liga 1
2. Adhi Pratama meminta steward untuk mengamankan Ricko guna mencegah potensi kericuhan akibat umpatan tersebut.
3. Tuduhan bahwa Henhen Herdiana mencekik dan menarik paksa Ricko tidak terbukti. Sebaliknya, Henhen merangkul Ricko tanpa melakukan kekerasan, serta berusaha menenangkannya.
4. Pengakuan Ricko bahwa ia didorong oleh Henhen ke ruang ganti juga tidak benar. Berdasarkan keterangan Kakang Rudianto, dialah yang membawa Ricko ke ruang ganti agar Ricko bisa menyampaikan langsung kekecewaannya kepada para pemain.
Baca Juga: Berbagi Poin dengan Dewa United FC, Persebaya Masih Kuat Bertengger di Puncak Klasemen Liga 1
5. Anggota tim di ruang ganti sempat terkejut karena mengira ada suporter yang menerobos masuk.
6. Ricko menyatakan bahwa Dr. Rafi Ghani menendangnya. Rafi mengaku refleks melakukan hal tersebut untuk melindungi diri karena mengira Ricko hendak menyerangnya.
7. Ricko merasa terkena lemparan sepatu, tetapi tidak ada saksi yang bisa mengonfirmasi kejadian tersebut.
Baca Juga: Bojan Hodak Tidak Mau Anggap Remeh Madura United, Persib Harus Waspada
8. Setelah diamankan, Ricko mengaku bajunya ditarik hingga robek oleh Adhi Pratama, namun Adhi membantah melakukan hal tersebut dengan disertai kekerasan verbal.
Setelah melihat kronologi kejadian, Persib Bandung memberikan sanksi kepada beberapa pihak yang terlibat.
Adhi Pratama mendapat teguran keras dan sanksi, sementara Kakang Rudianto menerima sanksi dari pelatih kepala, Bojan Hodak, karena membawa Ricko masuk ke area yang seharusnya steril.
Kesimpulan dari investigasi ini menyatakan bahwa tidak ada kekerasan fisik terhadap Ricko Abdulah Mutaqin, baik di lorong stadion, ruang ganti, maupun saat Ricko dipulangkan.
Namun, ada pelanggaran prosedur yang dilakukan oleh Kakang Rudianto dan Adhi Pratama terkait akses ke area ruang ganti yang seharusnya steril.***