Menurut Bonucci, fisik dan kekuatan Zapata membuatnya menjadi lawan yang sangat sulit untuk dihadapi.
Baca Juga: Pengakuan Lionel Messi tentang Sulitnya Cetak Gol di Italia saat Cristiano Ronaldo Bersinar
Bahkan, Bonucci mengakui bahwa ia kesulitan tidur sebelum pertandingan melawan tim yang diperkuat oleh Zapata, terutama saat Zapata masih membela Atalanta.
Dalam wawancaranya, Bonucci mengatakan, "Yang paling sering menghantam saya dan yang paling membuat saya senang adalah Luis Suarez, karena dia bermain dengan cara yang keras, baik ketika menabrak maupun ditabrak."
Namun, ia menambahkan, "Mimpi buruk saya yang sebenarnya adalah Duvan Zapata. Sebelum pertandingan melawan Atalanta, saya tidak bisa tidur di malam hari."
Baca Juga: Nicky Butt: Sekali Lihat, Saya Tahu Cristiano Ronaldo Akan Jadi Pemain Terbaik Dunia
"Fisiknya dan kekuatannya sangat luar biasa, membuatnya menjadi mimpi buruk bagi saya."
Pernyataan ini tentu mengejutkan banyak pihak, mengingat Bonucci pernah bermain melawan banyak pemain kelas dunia sepanjang kariernya.
Selain Messi dan Ronaldo, ia juga pernah menghadapi pemain-pemain hebat lainnya seperti Didier Drogba, Fernando Torres, dan Luis Suarez.
Baca Juga: Kakak Cristiano Ronaldo Balas Kritikan Antonio Cassano dengan Sindiran Tajam
Meski demikian, nama Zapata ternyata meninggalkan kesan mendalam bagi bek tangguh asal Italia ini.
Selama kariernya, Bonucci juga pernah bermain satu tim dengan Cristiano Ronaldo di Juventus dari tahun 2018 hingga 2021.
Meski memiliki pengalaman berlatih dan bermain bersama Ronaldo, Bonucci tetap menyebut Zapata sebagai lawan terberatnya di lapangan.
Baca Juga: Stefano Pioli Sindir Lionel Messi, Sebut Cristiano Ronaldo Lebih Unggul dengan 901 Gol
Pandangan Bonucci ini menambah dimensi baru dalam perdebatan mengenai siapa pesepak bola terbaik dunia.