Aksi ini menunjukkan betapa besar rasa kecewa pendukung Indonesia terhadap hasil pertandingan tersebut.
Baca Juga: Meningkatkan Faktor Terapan Ilmu Olahraga bersama Helen Bayne
Google Maps menjadi salah satu sarana bagi netizen Indonesia untuk melampiaskan rasa frustrasi mereka terhadap insiden yang dinilai tidak adil.
Banyak tempat-tempat di Bahrain yang mendapatkan review buruk dari netizen Indonesia sebagai bentuk protes terhadap keputusan wasit yang mengakibatkan hasil imbang tersebut.
Selain aksi protes di Google Maps, kabar terbaru menyebutkan bahwa situs resmi dan akun media sosial Federasi Sepak Bola Bahrain (BFA) juga menjadi sasaran peretasan.
Baca Juga: Italia Vs Isreal: Luciano Spalletti Rahasiakan Susunan Pemain
Federasi Sepak Bola Bahrain telah merilis pernyataan resmi terkait serangan siber yang mereka alami, dan saat ini mereka sedang melakukan tindakan untuk memulihkan keadaan.
Di sisi lain, PSSI telah mengajukan protes resmi kepada AFC mengenai hasil imbang antara Timnas Indonesia dan Bahrain.
Namun, hingga kini belum ada tanggapan resmi dari AFC mengenai laporan tersebut.
Baca Juga: Marc Cucurella Bukan Suara Momen Kontroversial di Euro 2024, Mama Mia, Saya Mengompol
PSSI berharap ada tindak lanjut dari AFC terkait insiden yang dianggap merugikan Timnas Indonesia tersebut.
Timnas Indonesia sendiri kini tengah mempersiapkan diri untuk pertandingan selanjutnya melawan China di Qingdao Youth Football Stadium pada Selasa (15/10/2024) pukul 19.00 WIB.
Sementara itu, Bahrain akan berhadapan dengan Arab Saudi di King Abdullah Sports City Stadium pada Selasa (15/10/2024) waktu setempat atau Rabu pukul 01.00 WIB.
Baca Juga: PEPARNAS XVII Solo 2024 Cetak Sejarah 144 Rekor Baru dan 1 Rekor ASEAN
Insiden ini memperlihatkan betapa besarnya dampak emosi yang bisa timbul dari sebuah keputusan wasit di pertandingan sepak bola, dan bagaimana teknologi menjadi medium baru untuk meluapkan ekspresi protes para pendukung.***