Meski skor lebih ketat, kekalahan tersebut memperburuk posisi mereka di klasemen sementara grup.
Baca Juga: Terungkap Rahasia Hattrick Messi, Ini Kolaborasi Adidas x Bad Bunny F50
Pertandingan melawan Club Brugge diharapkan menjadi momen kebangkitan bagi AC Milan.
Banyak yang melihat laga ini sebagai peluang bagi tim besutan Paulo Fonseca untuk meraih tiga poin pertama di kompetisi ini.
Namun, ketika ditanya soal rencana jangka panjangnya untuk Liga Champions, Fonseca menegaskan bahwa dirinya lebih memilih fokus pada satu pertandingan ke depan.
Baca Juga: Mike Tyson Pamer Otot Leher yang Keras, Jake Paul: Saya Akan Menghajarnya
Pelatih asal Portugal itu menyatakan bahwa tujuan utamanya saat ini adalah memenangkan laga melawan Club Brugge.
Fonseca tidak ingin terlalu jauh memikirkan perjalanan AC Milan di Liga Champions jika belum berhasil meraih kemenangan dalam pertandingan mendatang.
"Kami memulai turnamen ini dengan melawan dua tim terkuat di Eropa saat ini, Liverpool dan Leverkusen," ujar Fonseca.
Baca Juga: Pembalap Indonesia Aldi Satya Mahendra Raih Juara Dunia WorldSSP300 di Jerez
"Kedua laga tersebut memiliki dinamika yang berbeda. Kami memang kalah, tetapi kami juga melihat tanda-tanda perkembangan di tim kami."
Fonseca mengakui bahwa pertandingan melawan Club Brugge tidak akan mudah.
Menurutnya, tim asal Belgia tersebut tampil baik dan akan menjadi lawan yang tangguh.
Baca Juga: Leverkusen Sebut Xabi Alonso Akan Hengkang ke Salah Satu dari Dua Pilihan pada 2025
Namun, ia menekankan bahwa AC Milan harus terus berkembang dan mengincar kemenangan jika masih ingin memiliki peluang lolos ke fase berikutnya.