Salah satu faktor yang dianggap memengaruhi performanya adalah posisi bermainnya yang tidak sesuai dengan posisi aslinya.
Ancelotti lebih sering menempatkan Mbappe sebagai penyerang tengah, meskipun posisi alami Mbappe adalah sebagai winger kiri, posisi yang saat ini diisi oleh Vinicius Junior.
Meskipun keputusan ini berpotensi menghambat permainan Mbappe, Ancelotti tetap teguh dengan pilihannya.
Ia menilai bahwa Vinicius lebih cocok untuk mengisi sisi kiri serangan Madrid, sementara Mbappe diminta untuk beradaptasi dengan posisi sebagai penyerang tengah.
Baca Juga: Keterlibatan Teknologi Canggih Photo Finish pada Pertamina SAC Indonesia 2024-2025
Menurut Ancelotti, permasalahan utama yang dihadapi Real Madrid saat ini bukan terletak di lini serang, melainkan di lini pertahanan.
“Vinicius dapat bermain baik di sisi lapangan maupun di tengah, tetapi saya tidak akan mengubah posisinya,” tegas Ancelotti.
"Masalah kami bukan pada lini serang, tetapi lebih pada lini pertahanan," tambah pelatih asal Italia tersebut.
Baca Juga: Prediksi Duel Sengit: Pelatih Jepang Hajime Moriyasu Waspadai Serangan Balik Timnas Indonesia
Sejauh ini, Mbappe masih harus membuktikan kemampuannya untuk menjadi andalan di lini depan Real Madrid.
Meski memiliki bakat luar biasa, Mbappe harus bersaing dengan pemain lain yang saat ini memimpin daftar pencetak gol terbanyak di Liga Spanyol.
Pada saat ini, Mbappe berada di peringkat kelima dalam daftar pencetak gol terbanyak dengan 6 gol dari 10 pertandingan Liga Spanyol.
Baca Juga: Pujian Pelatih Jepang: Timnas Indonesia Kini Lebih Kuat dengan Pemain Naturalisasi
Pencapaian ini masih kalah dibandingkan beberapa pemain lain seperti Robert Lewandowski dengan 14 gol, serta Raphinha dan Ayoze Perez yang masing-masing mencetak 7 gol, serta Ante Budimir yang juga mencetak 6 gol.