Pelatih asal Italia ini secara rutin merotasi pemain di hampir setiap pertandingan, termasuk membongkar pasang formasi tiga bek, gelandang, wing-back, hingga lini serang.
Baca Juga: Jordan Chiles Ungkap Rencananya untuk Terjun ke Bisnis Properti Setelah Karier Senamnya
Contohnya, dalam kemenangan atas Hellas Verona, Inzaghi menurunkan Tajon Buchanan, yang melengkapi daftar pemain outfield Inter yang semuanya sudah merasakan menit bermain musim ini.
Strategi ini memungkinkan seluruh skuad, baik pemain inti maupun cadangan, tetap kompetitif dan siap menjadi starter kapan saja.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Inzaghi memiliki fleksibilitas tinggi dalam menyusun timnya, sehingga setiap pemain di skuad Inter dapat tampil maksimal tanpa penurunan kualitas signifikan.
Baca Juga: Statistik Sodorkan Masalah Jebakan Offside Barcelona Saat Melawan Rel Sociedad dan Celta Vigo
Hal ini juga didukung oleh Direktur Olahraga Inter, Beppe Marotta, yang berhasil merakit skuad dengan kedalaman pemain hampir setara antara inti dan pelapis.
Pendekatan rotasi ini menghasilkan kejutan yang menyenangkan.
Dalam laga melawan Verona, Joaquin Correa tampil sebagai pemain kunci dengan mencatatkan satu gol dan dua assist, meski sebelumnya nyaris tidak mendapat kesempatan bermain sebagai starter.
Baca Juga: Bintang Netflix Baku Hantam di Konferensi Pers Tinju Misfits
Melihat ke depan, Inzaghi diperkirakan akan kembali merotasi pemainnya saat Inter menghadapi RB Leipzig di Liga Champions pada Selasa (26/11/2024).
Bahkan, perubahan besar hingga sembilan posisi di starting XI dibanding laga terakhir bisa saja terjadi.
Meski memimpin Opta Power Rankings, Simone Inzaghi tetap merendah.
Baca Juga: Milan Bisa Mencadangkan Leao di Liga Champions meski Fonseca Bilang Dia Baik-baik Saja
"Saya melihat statistik itu. Menyenangkan, tetapi tetap saja itu hanya statistik," ujarnya kepada Sky Italia.