"Ini liga yang berbeda, lebih sulit dibandingkan dengan di Portugal," kata Amorim.
Baca Juga: Alex Frei Menukar Golnya dengan Bisnis Keju
"Tetapi saya juga memiliki pemain yang lebih berpengalaman, mereka adalah pemain yang juga membela tim nasional."
Ia juga mengungkapkan sulitnya menerapkan ide-ide baru dalam waktu singkat karena terbatasnya waktu untuk latihan di tengah jadwal yang padat.
"Kami harus bermain banyak pertandingan tanpa waktu untuk berlatih."
Baca Juga: Alessia Russo dan Grace Clinton Berikan Penampakan Pertama Adidas Predator 25
"Itu akan sulit, tidak hanya bagi saya, tetapi terutama bagi para pemain yang harus berada di lapangan," tambah Amorim.
Meski menghadapi situasi yang sulit, Amorim optimistis bisa membawa perubahan dengan memanfaatkan pengalaman para pemain dan memenangkan sejumlah pertandingan untuk membangun kembali kepercayaan diri tim.
Manchester United saat ini berada di posisi ke-15 klasemen Liga Europa dengan koleksi 6 poin dari empat pertandingan.
Baca Juga: Peringkat Destinasi Terbaik Mohamed Salah setelah Komentar yang Meresahkan Liverpool
Sementara itu, FK Bodo/Glimt berada tiga posisi lebih tinggi dengan 7 poin dari jumlah pertandingan yang sama.
Pertandingan ini menjadi krusial bagi United untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen sekaligus menjaga peluang lolos ke fase berikutnya.
Dengan tekanan tinggi di pundaknya, Ruben Amorim berharap debut kandangnya di Old Trafford akan menjadi awal kebangkitan Manchester United di bawah kepemimpinannya.
Debut kandang ini tidak hanya menjadi ujian bagi Ruben Amorim, tetapi juga kesempatan emas bagi Manchester United untuk menunjukkan kebangkitan mereka di kompetisi Eropa musim ini.
Mampukah Amorim membawa kemenangan perdana di Old Trafford? Jawabannya akan segera diketahui di lapangan hijau.***