Babak pertama ditutup dengan skor 2-1 untuk keunggulan Indonesia, meskipun Kamboja terus memberikan perlawanan hingga detik-detik terakhir.
Baca Juga: Enam Pemain Abroad Jadi Sorotan Timnas Indonesia di Piala AFF 2024
Memasuki babak kedua, pelatih Satoru Mochizuki melakukan beberapa pergantian pemain untuk memperkuat lini pertahanan sekaligus mempertajam serangan.
Namun, Kamboja tetap memberikan tekanan intens di awal babak kedua. Tekanan tersebut berhasil diimbangi oleh pertahanan Indonesia yang semakin solid.
Pada menit ke-58, Reva Octaviani kembali menunjukkan kualitasnya dengan mencetak gol kedua pribadinya.
Baca Juga: Hasil AFC Champions League Two: Persib Gagal Taklukkan Zhejiang FC
Gol ini berawal dari umpan apik Rosdilah Siti Nurrohmah, yang merebut bola dari pemain Kamboja. Dengan penyelesaian tenang, Reva memastikan keunggulan Indonesia menjadi 3-1.
Kamboja mencoba mengejar ketertinggalan dengan menciptakan beberapa peluang hingga menit ke-80, tetapi lini belakang Indonesia yang digalang oleh Vivi Oktavia dan Laita Rati berhasil menahan gempuran tersebut.
Pertahanan solid skuad Garuda Pertiwi terus bertahan hingga akhir laga.
Baca Juga: Performa Pemain Cadangan Red Sparks Jadi Sorotan di Tengah Jadwal Padat Liga Voli Korea
Tambahan waktu lima menit tak mampu dimanfaatkan oleh Kamboja untuk mencetak gol, sehingga skor akhir tetap 3-1 untuk kemenangan Indonesia.
Kemenangan ini tidak hanya menjadi bukti kualitas permainan Timnas Wanita Indonesia, tetapi juga menegaskan potensi besar sepak bola wanita di tanah air.
Gelar juara ASEAN Cup Women 2024 menjadi momentum penting untuk terus membangun prestasi sepak bola wanita di kancah internasional.
Baca Juga: Persija Jakarta Percaya Diri Hadapi Jadwal Padat Desember 2024 dengan Momentum Positif
Dengan semangat juang yang tinggi dan permainan yang solid, skuad Garuda Pertiwi menunjukkan bahwa mereka siap bersaing di level yang lebih tinggi pada ASEAN Championship 2025 mendatang.