Nunes yang berusaha merebut kembali bola malah melakukan pelanggaran terhadap Diallo di dalam kotak penalti.
Baca Juga: Jawaban Menohok Pelatih Vietnam Soal Keluhan Shin Tae-yong Usai Skuad Garuda Muda Kalah
Tidak hanya berbuah gol penalti, tekanan dari Manchester United terus berlanjut.
Hanya dua menit setelah gol Fernandes, Amad Diallo kembali menjadi aktor utama kemenangan Setan Merah dengan mencetak gol penentu pada menit ke-90.
Gol ini sekaligus memastikan kemenangan dramatis bagi tim tamu, sekaligus memperpanjang tren buruk Manchester City.
Baca Juga: Catatan Sepak Bola Piala ASEAN 2024: Ada Apa dengan STY, Kok....?
Blunder fatal yang dilakukan oleh Matheus Nunes menjadi salah satu sorotan utama dalam pertandingan ini.
Sebagai salah satu pemain Timnas Portugal, Nunes justru menjadi mimpi buruk bagi timnya sendiri.
Kesalahan krusialnya tidak hanya menggagalkan peluang kemenangan City, tetapi juga memberikan keuntungan besar bagi pelatih Manchester United yang kebetulan berasal dari negara yang sama, Ruben Amorim.
Baca Juga: Pengaruh Istirahat dalam Pengondisian Kekuatan dan Fleksibilitas
Nunes, yang disebut-sebut seperti “impostor” di skuad City, tampaknya kehilangan kepercayaan diri setelah blunder tersebut.
Dampaknya terlihat pada mentalitas seluruh pemain Manchester City, yang gagal mengembalikan dominasi permainan hingga peluit akhir berbunyi.
Kemenangan ini tidak hanya memecahkan rekor untuk Amorim, tetapi juga menjadi angin segar bagi Manchester United yang sebelumnya mengalami kekalahan beruntun dari Arsenal dan Nottingham Forest.
Baca Juga: Ranieri Bela Pemain Roma, tapi Como Lebih Berhasrat
Ruben Amorim berhasil membawa timnya kembali ke jalur kemenangan, memberikan harapan besar untuk sisa musim ini.