Sementara itu, Doan Ngoc Tan juga menegaskan bahwa ini adalah pertandingan yang sulit bagi tim Vietnam karena mereka harus bermain di lapangan rumput sintetis. Ia berkata:
"Tim Filipina bermain sangat baik, menyebabkan banyak kesulitan bagi tim Vietnam. Namun untungnya kami mendapat 1 poin di menit-menit terakhir.
Rumput hari ini benar-benar asing bagi tim Vietnam. Kerasnya lapangan dan pantulan bola sangat tidak nyaman. Seluruh lengan dan kaki saya dan saudara-saudara saya tergores. Sangat sulit untuk bermain.
Baca Juga: Ranking FIFA Vietnam Terus Meroket, Timnas Indonesia Turun Lagi
Pertahanan Filipina tinggi, kuat, dan sangat kompetitif, menyebabkan banyak kesulitan bagi tim Vietnam dalam situasi satu lawan satu dengan mereka.
Pada 21 Desember, Vietnam akan kembali ke rumah untuk menyambut Myanmar. Asalkan tak kalah dari lawan ini, posisi puncak Grup B masih akan menjadi milik pelatih Kim Sang sik dan anak asuhnya.
Lawan Vietnam di babak semifinal nanti akan menjadi tim peringkat kedua Grup A. Sementara itu, sang juara bertahan, Thailand, dipastikan memuncaki Grup B dengan raihan 9 poin hasil dari 3 kemenangan.