"Mereka selalu mengharapkan yang terbaik dari diri mereka sendiri dan orang lain, meskipun sudah melewati usia 30 tahun," lanjutnya.
Baca Juga: Gelandang Persib Dedi Kusnandar Alami Patah Tulang Fibula Saat Bertanding Melawan Barito Putera
Dampak kedatangan Messi segera terlihat di lapangan.
Sejak bergabung, Inter Miami meraih dua trofi penting, yaitu Leagues Cup 2023 dan Supporters’ Shield 2024.
Trofi Supporters’ Shield bahkan diraih dengan catatan poin tertinggi sepanjang sejarah MLS.
Baca Juga: Arab Saudi Resmi Ditetapkan sebagai Tuan Rumah Piala Dunia FIFA 2034
Sayangnya, langkah Inter Miami di Major League Soccer 2024 harus terhenti lebih awal.
Lionel Messi dan timnya kalah di babak play-off melawan Atlanta United pada putaran pertama format best of three.
Kekalahan itu tak mengurangi kontribusi besar Messi bagi klub, yang diharapkan kembali menjadi andalan pada musim 2025 mendatang.
Baca Juga: Manchester United Luncurkan Akademi Kreator untuk Kaum Muda yang Kurang Mampu
Kehadiran Messi juga membawa pengaruh besar di luar lapangan.
Klub milik David Beckham tersebut mengalami lonjakan pemasukan dari berbagai sektor, mulai dari penjualan tiket, merchandise, hingga hak siar pertandingan.
Popularitas Messi berhasil menarik perhatian dunia terhadap MLS dan membuat Inter Miami menjadi salah satu klub paling populer di Amerika Utara.
Messi tidak hanya sekadar menjadi pemain, tetapi juga simbol perubahan bagi Inter Miami.