Potensi enam poin tambahan dari pertemuan kedua dengan kedua tim tersebut menjadi harapan besar bagi Ivankovic dan timnya.
Baca Juga: Persis Solo Pincang Tanpa Sidibe dan Sananta, Pelatih Ong Kim Swee Tidak Ambil Pusing
Ivankovic mengungkapkan, “Pada dasarnya, kami tidak diperkirakan akan bertarung sengit untuk memperebutkan peringkat kedua. Namun, segalanya lebih seimbang dari yang kami duga.”
Ivankovic juga membeberkan pendekatannya yang berfokus pada regenerasi timnas China.
Setelah mengambil alih kepelatihan pada Maret, ia memilih untuk memanfaatkan pemain dari liga domestik dan memberi kesempatan kepada para pemain muda.
Baca Juga: Mazola Junior: Kami Tidak Takut Termasuk dengan Persija!
“Dalam sembilan bulan terakhir, saya berhasil memasukkan banyak pemain muda ke dalam tim."
"Tidak ada lagi pesepakbola yang bermain di luar negeri, semua anggota timnas berasal dari liga domestik,” jelas Ivankovic.
Langkah ini terbukti efektif, menghasilkan dua kemenangan penting dalam ronde ketiga.
Selain itu, pelatih berusia 70 tahun ini juga menyebut bahwa pergantian generasi menjadi keharusan, mengingat timnas China sebelumnya menjadi salah satu tim dengan usia rata-rata tertua di Piala Asia Qatar.
Selanjutnya, dua laga krusial menanti China pada Maret 2025.
Mereka dijadwalkan bertandang ke markas Arab Saudi dan menjamu Australia.
Baca Juga: Bertanding di JIS Bikin Persija Semakin Kuat Buat Menang di Pekan ke-16 Liga 1 2024/2025
Ivankovic menyatakan bahwa hasil dari kedua laga ini akan sangat menentukan posisi mereka di klasemen akhir Grup C.