Pelatih Thailand, Masatada Ishii, tanpa ragu meminta maaf atas hasil tersebut.
Baca Juga: Kim Sang-sik Targetkan Kemenangan Besar Vietnam atas Singapura di Leg Kedua Semifinal ASEAN Cup 2024
Dalam wawancara dengan Thairath pada Sabtu (28/12/2024), pelatih asal Jepang berusia 57 tahun itu mengaku tidak menyadari adanya rekor tak terkalahkan Thailand melawan Filipina sebelumnya.
“Saya harus meminta maaf atas hasil pertandingan ini. Saya tidak tahu bahwa kami memiliki statistik tak terkalahkan melawan mereka di turnamen ini,” ujar Ishii.
Ia menambahkan bahwa sepak bola ASEAN memang penuh dengan dinamika di mana kemenangan dan kekalahan bisa datang kapan saja.
Baca Juga: Daejeon JungKwanJang Red Sparks dan Ambisi Mempertahankan Rekor Kemenangan di Liga Voli Korea
Ishii menegaskan pentingnya evaluasi untuk menemukan kesalahan dalam permainan timnya agar bisa tampil lebih baik pada leg kedua.
“Kami harus meninjau, menganalisis permainan, dan memperbaiki kesalahan. Kami juga harus memastikan tampil lebih baik di pertandingan berikutnya di kandang,” jelas Ishii.
Thailand akan menghadapi leg kedua melawan Filipina pada 30 Desember 2024 di Rajamangala Stadium, Bangkok.
Baca Juga: Niat Mulia Jay Idzes Ingin Bangun Panti Asuhan dan Sekolah di Indonesia
Ishii menyatakan bahwa timnya akan bekerja keras untuk membalas kekalahan di laga pertama dan memastikan langkah ke final.
“Kami harus melihat bagaimana dua gol yang kami terima di pertandingan ini bisa terjadi dan mencari cara agar tidak kebobolan lagi."
"Kami juga akan mempersiapkan pemain yang tepat untuk leg kedua,” tambahnya.
Baca Juga: Jorge Mendes Kritik Diskriminasi Umur pada Lamine Yamal, Harusnya Pencapaian Lebih Diapresiasi
Meski kecewa dengan hasil leg pertama, Ishii tetap optimistis dengan semangat juang anak asuhnya.