Kondisi ini semakin diperburuk oleh kabar bahwa Vlahovic meminta kenaikan gaji dari Juventus, yang kabarnya enggan memenuhi tuntutan tersebut.
Baca Juga: Awas Hati-hati, Durasi Tidur dan Kesehatan Berhubungan dengan Risiko Kematian
Situasi ini membuka peluang bagi Juventus untuk mempertimbangkan opsi melepas sang striker pada bursa transfer Januari ini atau pada musim panas 2025 mendatang.
Sebagai respons atas situasi ini, Thiago Motta dikabarkan telah mengalihkan perhatian kepada mantan anak asuhnya di Bologna, Joshua Zirkzee.
Pemain asal Belanda yang saat ini membela Manchester United itu dianggap lebih cocok dengan gaya permainan Motta.
Baca Juga: Balotelli Kembali Bernyanyi Tak Dimainkan saat Genoa Ditahan Lecce
Rencana Juventus adalah meminjam Zirkzee sebagai solusi jangka pendek untuk lini depan.
Penyerang 22 tahun ini dinilai memiliki kemampuan build-up yang baik serta fleksibilitas dalam membantu pertahanan.
Hal ini membuatnya menjadi kandidat ideal dalam skema yang diusung Motta.
Baca Juga: Air Mata Penggemar Manchester United Mengalir, Memuji Bruno Fernandes setelah Pengakuan Jujur
Kedekatan antara Motta dan Zirkzee saat bekerja sama di Bologna menjadi salah satu faktor yang dapat mempermudah langkah Juventus untuk mendatangkan sang pemain.
Jika Zirkzee berhasil bergabung, ia diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam mengatasi masalah produktivitas gol Juventus sekaligus menjadi elemen penting dalam transisi permainan.
Meski belum sepenuhnya memuaskan, era baru Juventus bersama Thiago Motta menunjukkan potensi besar, terutama di sektor pertahanan.
Baca Juga: Kylian Mbappe Ingin Akhiri Musim Debut di Real Madrid dengan Trofi
Namun, lini serang yang belum konsisten menjadi pekerjaan rumah utama bagi Si Nyonya Tua.