Tidak hanya berhenti pada pemberian Lisensi D, program ini juga mencakup proses monitoring yang akan berlangsung hingga peserta dapat melanjutkan ke jenjang kepelatihan berikutnya, yakni Lisensi C.
Logbook peserta akan menjadi alat utama dalam proses evaluasi tersebut. Selain itu, penerima beasiswa akan mendapatkan pengetahuan tambahan di bidang grassroots football dan safeguarding.
Proses monitoring ini dijadwalkan akan berlangsung pada pertengahan April 2025 sebagai bagian dari komitmen PSSI untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas program.
Baca Juga: Rekomendasi KONI: Cabut Permenpora Nomor 14 Tahun 2024
Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan kontribusi nyata dapat terwujud dalam membangun fondasi sepak bola wanita yang lebih kuat dan inklusif di Indonesia.
Timnas Putri Indonesia asuhan pelatih Satoru Mochizuki sedang menjalani pemusatan latihan (TC) di Surabaya sejak 15 Januari hingga 13 Februari mendatang.